ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Selamat Menikah, Utan, Elin..

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM, Bolmong – Pesta pernikahan Sultan Syah Damopolii SH, alias Utan, putra kedua dari politisi kawakan Sulut, Drs Syachrial Damopolii MBA, yang sengaja digelar di kampung halaman orang tuanya, memberi warna tersendiri bagi masyarakat setempat dan 3.000 undangan yang hadir.

Selain dihadiri berderet pejabat, politisi, dan sejumlah tokoh kenamaan Sulut, dipenghujung pesta resepsi pernikahan yang terbilang waw itu, semakin meriah dengan kehadiran penyanyi legendaris era 80an.

Dialah Maya Rumantir, yang pada resepsi pernikahan itu membawakan sedikitnya 5 tembang lawas yang sudah populer di telinga masyarakat.

Maya Rumantir yang kini berkiprah di senayan, sebagai Anggota DPD RI, mulanya hanya membawakan 1 tembang lawas, namun para undangan dan masyarakat yang memadati arena pesta, mendaulat Maya untuk terus bernyanyi. Jadilah 5 tembang itu dibawakan Maya, diantaranya yang dipopulerkan Iis Sugiarto Jangan Sakiti Hatinya.

Suasana semakin meriah ketika Maya Rumantir menyanyikan lagu daerah Batak yang dipersembahkan pada mantan Bupati Bolaang Mongondow 2 periode, Marlina Moha Siahaan, yang sebelumnya sudah duluan didaulat bernyanyi dan tampil aktraktif.

Nuansa kebersamaan lintas suku se-nusantara nampak begitu kental menyatu, tatkala sejumlah undangan berdiri dan berdendang bersama Maya Rumantir dengan lagu Maragam Ragam yang sudah cukup populer di masyarakat.

Sebelumnya mantan Bupati Talaud, Elly Engelbert Lasut, ikut didaulat menyanyi. Elly juga membawakan lagu dari tanah Batak berjudul Inang ciptaan Charles Hutagalung.

“Kami senang dan bersyukur, pesta pernikahan Utan dilangsungkan di Passi. Mulanya kami berpikir kalau resepsi ini akan berlangsung di Manado,” kata salah seorang undangan dari Passi dengan mata yang berkaca-kaca. Ia mengaku begitu terharu.

Maya Rumantir juga tampil interaktif bersama para undangan yang ikut diajak berduet. Tak terkecuali dengan Drs Syachrial Damopolii MBA, dan Ny. Hasna Mokodompit, orang tua dari Utan. Bumbu-bumbu humor yang sempat mencuat dari “trio dadakan” Rumantir, Syachrial dan Hasna, membuat para hadirin meriuhkan aplaus dan gelak tawa.

Suasana lantas haru ketika dipenghujung acara, Ustadz Utu Faizal Biki, yang berpenampilan khas Timur Tengah, tak disangka-sangka membawakan lagu (juga dari Batak) berjudul Madekdek Ma Gambiri.

Ketika itu dinyanyikan, Maya Rumantir bersama suaminya, Takala Hutasoit, nampak begitu cermat dan haru mengikuti alunan suara sang Ustadz, yang segera didaulat foto bersama usai bernyanyi sekalian menutup acara resepsi dengan doa.

Sultan Syah Damopolii SH alias Utan menikah dengan Herlin Sislia Elin Poyoh SE, alias Elin. Utan adalah putra kedua dari pasangan Drs Syahcrial Damopolii MBA dan Ny.Hasna Mokodompit. Sedangkan Elin adalah  putri pasangan keluarga Poyoh dan Toliu.

Selain Maya Rumantir, sejumlah artis kota Manado ikut tampil menghibur para undangan.

Ny. Hasna Mokodompit, Ibunda dari Utan, mengatakan, mulanya acara resepsi pernikahan tersebut akan dilangsungkan di sebuah gedung di Manado, akan tetapi, keluarga menginginkan agar pesta resepsi tersebut diselenggarakan saja di kampung halaman, agar semua masyarakat terutama kerabat dan keluarga dekat sudah tidak repot-repot bolak-balik dari dan ke Manado.

“Kan kasihan orang-orang tua, kakek-nenek, yang sudah tidak kuat perjalanan ke Manado harus dipaksa bolak-balik. Jadi apa boleh buat, semua dekorasi gedung dan event organizernya yang kami datangkan saja kesini,” kata Ibunda Utan.

Tak pelak, ivent organizer menyulap lokasi penyelenggaraan acara yang didukung panitia lokal, tak ubahnya ball room hotel berbintang, lengkap dengan semua fasilitasnya.

“Lokasinya saja yang di lapangan, tapi dari isi, baik dekorasi dan segala fasilitas pendukungnya, tak ubahnya seperti kita menghadiri pesta di ball room hotel berbintang,” ujar Delianto Bengga, panitia lokal.

Meski tergolong mahal, pihak keluarga mengaku senang. Apalagi hasil yang diberikan pihak event organizer memuaskan dan mendapat apresiasi dari masyarakat beserta undangan yang hadir.

Sementara itu, salah satu undangan asal Mongondow ketika dimintai tanggapan, menyampaikan; “Soal dekorasi sebenarnya relatif, tapi acara ini memang luar biasa. Sungguh aktraktif dan menghibur. Rasanya saya juga layak memberikan apresiasi bagi para koki di dapur, terutama masakan lokal khas Mongondow. Begitu pula event organizer dengan digital printingnya yang memberi kami aksesoris berupa foto langsung di tempat,”

Selamat menikah Utan, Elin. Semoga jadi keluarga yang merdeka, berbahagia, riang gembira, sentosa, serta mulia. (uwn)

Berita terkait:

Ai dan Butet, Banjir Orderan

Bagikan Artikel Ini:
6 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.