ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Restoran KFC Buka Apotik Ganja

Bagikan Artikel Ini:

NEGERI kita memang kaya raya. Namun bukan serta merta berbagai jenis sumber daya alam (termasuk tumbuh-tumbuhan) yang ada di sini, dapat kita kelola untuk berbagai kepentingan, mulai di bidang medis, rekreasi, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan ekonomi negara.

Di bidang medis, negara kita justru bergantung pada negara luar dalam mengimport obat-obatan, yang diperoleh dari Ganja, mulai dari obat kanker, anti depresant, dan sebagianya. Padahal tanaman Ganja di Indonesia (Aceh misalnya), dikenal dunia memiliki mutu berkwalitas tinggi.

Di Indonesia, Ganja berarti kejahatan, penjara, bahkan kematian. Diskriminasi terhadap tanaman dengan ribuan manfaat ini mulai dilakukan sejak diberlakukannya Undang-Undang Narkotika sejak tahun 1976, 1997 dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.

Dari sekian banyak kasus terkait Ganja, Zainal Abidin adalah salah satu yang dipidana mati gara-gara disangka memiliki Ganja seberat 58, 7 Kilogram. Dia sudah dieksekusi pada Kamis 29 April 2015.

Di beberapa negara luar, Ganja dilegalkan baik untuk kepentingan rekreasi maupun kepentingan medis. China saja sendiri diketahui memiliki 300 Hak Paten Ganja Medis. Sementara kita yang memiliki Ganja terbaik dunia bagaimana?

Sekarang kita melihat Colorado, salah satu negara bagian yang ada di Amerika Serikat.

Di lansir The Racket Report, di Colorado, Apotik Ganja merupakan bisnis besar yang sangat menjanjikan. Untuk pengecer saja, keuntungannya per tahun menyentuh angka $ 1 Juta atau Rp 10 Milyar. Ini untuk pengecer saja.

KFC Corporation adalah salah satu perusahaan yang mendapatkan izin untuk menjual ganja di restoran mereka. Ini sudah disetujui sejak tanggal 3 Februari 2015. Izin yang dikeluarkan tersebut adalah izin untuk menjual ganja rekreasi berlisensi/bisnis ganja medis berlisensi.

Angka-angka ini begitu menarik untuk KFC Corporation, sehingga perusahaan ini memutuskan untuk memasukkan Apotik Ganja ke Restoran waralaba mereka di Colorado.

Peluang bisnis Franchisee di Colorado memiliki kesempatan untuk memperluas bisnis mereka dengan tambahan biaya awal sebesar $ 35.000 atau sekitar Rp. 462.980.000

Saat ini, 42 restaurant dari hampir 100 waralaba KFC di negara bagian Colorado telah menambahkan “pilihan” ini untuk menu utama mereka.

“Untuk menjadi sukses, pemahaman yang mendalam tentang pasar sangat penting untuk suatu keberhasilan,” kata juru bicara KFC William Rausch. “Ini semua tentang evolusi dan kami siap melayani kebutuhan masyarakat di Colorado.” katanya, sebagaimana dilansir The Racket Report.

Namun demikian, Ganja hanya dapat dibeli oleh orang dewasa berusia 21 tahun atau lebih, menggunakan ID Card.

Masyarakat Colorado dapat membeli 1 ons Ganja sekali waktu, sedangkan mereka yang tinggal di luar wilayah Colorado dibatasi untuk seperempat ons saja.

Karena pembatasan perbankan, semua penjualan dituntut untuk transaksi tunai. Harga mulai sekitar $ 200 keatas per ons nya ditambah dengan pajak ganja 25%.

Selain menjual bunga Ganja mereka juga memiliki beberapa makanan mengandung ganja yang lezat. Mereka menawarkan Smashed Potatoes, Macaroni Munchies dan Bong Time Biscuits – semua dibuat dengan mentega Ganja yang sangat nikmat dan gurih.

KFC berharap untuk semua 100 franchisee restauran mereka di Colorado bergabung dalam konsep yang sama dengan produk barunya pada bulan Maret 2016. (trr/uwn)

Artikel Ganja :

Kisah Zainal, Terpidana Hukuman Mati

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.