ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Humas Polres Sayangkan Kalangan Netizen

Bagikan Artikel Ini:

Pembunuhan di Busisingo Bolmut

ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU – Kabid Humas Polres Bolmong AKP Saiful Tamu, menyayangkan kalangan Netizen Bolaang Mongondow Raya (BMR), yang mengunggah foto-foto korban pembunuhan ke akun sosial Facebook, Twitter, Path dan BlackBerry Messenger (BBM).

“Seharusnya foto-foto korban pembunuhan tidak diunggah seenaknya oleh kalangan netizen pengguna media sosial. Kan kasihan keluarganya,” kata Saiful mengaku prihatin.

Dia menambahkan, seharusnya kalangan netizen dapat melihatnya dari sisi kemanusian sehingga bisa menahan diri untuk tidak menyebarkannya ke media sosial.

“Coba kalau korban itu adalah keluarga atau saudara kita sendiri. Bagaimana perasaan kita? Atau katakanlah korban bukan keluarga, saudara, atau kerabat dekat, namun setidaknya, sisi kemanusiaan kita harusnya tergerak dan dapat mencegah kita untuk tidak mengunggahnya sembarangan ke media sosial,” urainya menyayangkan.

“Kalau boleh, hapuslah foto-foto itu jika sudah terlanjur diposting. Kasihan, itu kan manusia, korban pembunuhan. Kenapa harus dijadikan bahan tontonan di medsos?” tandasnya.

Saiful menambahkan, hal itu hanya membuat nama daerah tercoreng dan warga BMR pantas malu sebab terkesan barbar oleh penilaian orang luar.

“Hal itu kan hanya memberi kesan kepada orang luar kalau daerah kita ini sepertinya sudah tidak mengenal pancasila. Sebab warganya gemar mempertontonkan foto-foto korban pembunuhan di medsos. Ini kan tidak baik,” keluhnya.

Seperti diketahui, Rinto Hassan (32) warga Desa Mokusato Kecamatan Sangkub Bolmut, terbunuh dalam keadaan mengenaskan, Sabtu 6 Juni 2015, siang tadi, berkisar pukul 14:00 WITA.

Pelakunya berinisial NM (35) alias Nuli, warga Desa Tombolango Kecamatan Sangkub Bolmut.

Dugaan sementara menyebutkan, pelaku membunuh korban karena diduga terbakar api cemburu. Oleh pelaku, korban dituduh punya hubungan gelap dengan istrinya.

Namun demikian pihak kepolisian mengaku akan menyelidiki kasus tersebut termasuk motif sebenarnya. Apakah memang berlatar belakang cemburu, atau ada motif lain dibalik itu.

Sebelumnya, pada Sabtu 9 Mei 2015 lalu, peristiwa pembunuhan sadis juga terjadi di Kelurahan Mongkonai Kota Kotamobagu.

Janna Modeong (42) menjadi korban pembunuhan oleh pelaku Han Potabuga (35). Motif pembunuhan dilakukan karena korban dituduh menyantet keluarga pelaku, hingga meninggal dunia. (uwn)

BERITA TERKAIT :

  1. Cinta Segitiga Diduga Picu Pembunuhan
  2. Isu Santet Picu Pembunuhan di Mongkonai
  3. Suamiku Bukan Dukun Santet (1)
  4. Suamiku Bukan Dukun Santet (2)
  5. Berharap Pelakunnya Dituntut Hukuman Mati
  6. Pemenggal Kepala Terancam Hukuman Mati
  7. Rekonstruksi Pembunuhan Mongkonai
Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.