ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Lagi, Isu Santet Jadi Motif Pembunuhan

Bagikan Artikel Ini:

pengeroyokan

ARUSUTARA.COM, BOLMUT – Jarum jam hampir mendekati pukul 22:00 WITA. Malam minggu (13 Juni 2015) digunakannya bersantai di rumah kerabatnya, Rusdin Oli, bermain kartu remi.  Sudah hampir 2 jam duduk bermain, dia yang mulai mengantuk, akhirnya pamit pulang. Rumahnya memang tak seberapa jauh dari situ.

Dalam perjalanan pulang, dia yang sudah dibuntuti empat orang pelaku, mungkin tak sempat menyangka, maut sedang mengintainya. Empat warga yang sudah berencana menghabisi nyawanya, dengan bersenjatakan kayu, merangsek ke arahnya menjadi malaikat pencabut nyawa.

Dia dikeroyok dan dihujani pukulan menggunakan kayu. Kepalanya remuk akibat pukulan benda tumpul itu. Sekujur tubuhnya lebam. Dia tumbang, lalu dihujani pukulan bertubi-tubi hingga tewas. Jasadnya lalu diseret para pelaku hingga ke depan rumahnya.

Lelaki malang itu adalah Musa Liputo (56), warga Desa Sangkub II Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara – Sulut. Dia dibunuh oleh warga setempat inisial JB (38), GP (19), RP (21) dan SS (20).

Informasi yang berhasil dihimpun Arus Utara dari berbagai sumber, termasuk yang disampaikan Kapolsek Sangkub Iptu Marthen Maapi, menyebutkan,  untuk sementara diduga kuat motif pembunuhan dilakukan para tersangka karena korban dituduh oleh para pelaku sebagai dukun santet sebagaimana pengakuan mereka. Namun demikian, polisi akan terus menyelidiki kasus tersebut lebih dalam untuk membongkar, adakah motif lain dbalik pembunuhan itu.

Para tersangka menyerahkan diri ke kantor Polsek Sangkub bersama barang bukti. Untuk menjaga situasi dan kondisi kamtibmas dalam masyarakat, kepolisian setempat mengirim para tersangka beserta barang bukti ke kantor Polres Bolaang Mongondow di Jalan Paloko Kinalang Jalur 2 Kotamobagu.

Tersiar juga kabar yang berhasil dihimpun bahwa, para pelaku menuduh korban menyantet Nurdin Lasambu (40) yang tak lain adalah adik ipar salah satu tersangka inisial JB (38), hingga menyebabkan Nurdin Lasumbu meninggal dunia pekan lalu.

Peristiwa pembunuhan ini kembali menggegerkan warga Bolmut. Apalagi baru sepekan lalu, peristiwa pembunuhan sadis terjadi di Desa Mokusato Kecamatan Sangkub – Bolmut. Dalam peristiwa itu kepala korban dipenggal pelaku terpisah dari badan, lalu dibawa ke rumah untuk diperlihatkan kepada istrinya, yang disangka pelaku punya hubungan gelap (selingkuh) dengan korban. (tim)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.