ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

KPU Bolsel : PPDP Harus Kerja Teliti

Bagikan Artikel Ini:

KPU Bolsel

ARUSUTARA.COM MANADO – Rapat Koordinasi Terkait Penyusunan Daftar Pemilih Untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota di Provinsi Sulawesi Utara, 9 Desember 2015 mendatang, dihadiri lansung Komisioner KPU RI, Hadar Nafis Gumay.

Rakor yang diselenggarakan KPU Sulut ini, berlangsung di Hotel Aston Manado, 4 Juli 2015.

“Pelaksanaan Pilkada Serentak di Sulawesi Utara harus jadi percontohan nasional,” kata Hadar Nafis Gumay, Komisioner KPU RI, saat menyampaikan materi di Depan Komisioner KPU Kabupaten/Kota.

Menurut Hadar, satu-satunya indikator sukses pemilihan umum adalah data pemilih yang akurat dan valid.

“Daftar pemilih memberikan legitimasi kepada setiap penyelenggaraan pemilu, termasuk pemilu kepala daerah. Karenanya harus disusun benar dan akurat.” tambahnya.

Dijelaskannya lebih lanjut, dalam pencocokan dan penelitian (coklit) nanti, KPU Kab/Kota dan PPK serta PPS harus benar-benar memantau pekerjaan Petugas Pemutakhiran Data Pemilu (PPDP).

“Kesalahan yang terjadi di tingkat bawah berdampak hingga ke atas. Untuk itu pilih PPDP yang benar-benar mau kerja dan turun langsung ke rumah-rumah pemilih. Yang penting lagi awasi pekerjaanya sampai teliti.” urainya.

Ketua KPU Bolaang Mongondow Selatan, Zulkarnain Kamaru dan Divisi Data Mishart Manoppo, turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili KPUD Bolsel.

Salah stau yang fokus dibahas adalah persoalan-persoalan yang rentan terjadi terkait penyusunan daftar pemilih dan Tata Kerja PPDP.

“PPDP akan disahkan oleh KPU Kabupaten dan mulai bekerja melakukan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) dari tanggal 15 Juli sampai 19 Agustus. Kami sudah Menyurat ke PPS untuk segerah merekrut PPDP. Minggu ini nama – nama sudah akan di sampaikan oleh PPS, dan kami tinggal membuat surat pengesahannya,” kata Mishart.

Tugas utama PPDP, tambahnya lagi, adalah mencocokan nama sesuai dengan daftar yang nantinya akan diserahkan ke mereka.

“PPDP akan mencocokan, apakah pemilih yang ada di data sudah sesuai. Pastikan keberadaannya jangan sampai ganda, belum ada NIK, NKK, pindah domisili, atau sudah meninggal. Pokoknya semua akan dicocokan dan didata oleh PPDP.” urainya, Sabtu 04 Juli 2015. (HmsKpu)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.