ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Semacam Saran Buat Para Pumpuners

Bagikan Artikel Ini:

Pumpuners

APA KABAR kakaw-kakaw en dedew-dedew? So ba pumpun ka blum?  Tinggal 10 hari kitorang sampai pada hari yang berbahagia, HARAYA!

Saf di masjid kian hari kian maju. Dapur sarat bau mentega dan kayu manis. Posko Ramadhan yang ditongkrongi para spesialis Toa, mulai terdegradasi. Entah karena pengaruh cuaca, atau kalender yang kian mendekati tanggal merah.

Rupanya kesibukan-kesibukan jelang haraya Idul Fitri mulai menjerat jamaah. Rumah mulai dibenahi. Perabotan butuh dipelitur. Plafon dan tembok butuh warna baru. Dan satu yang di tunggu-tunggu; ba pumpun!

Siapa tak suka berbelanja. Dari yang berumur tua hingga muda, semua suka. Haraya memang layak dirayakan. Tanpa perlu mengupas sejarah lahirnya istilah pumpun, bapumpun atau momumpun—seperti yang sudah disinggung Muhamad Zakir Mokoginta pada tulisan sebelumnya di media ini—berikut saya hendak memberikan beberapa kiat agar aktivitas bapumpun kakaw-kakaw en dede-dedew, sukses.

Seperti yang kita sepakati, bapumpun adalah aktivitas yang menyenangkan. Tapi ingat, seriang apapun perasaan Anda, diperlukan persiapan-persiapan agar  ativitas tersebut tidak mengalami gangguan.

Apa yang harus dilakukan?

Jika kakaw-kakaw en dedew-dedew di Kotamobagu hendak bapumpun atau berbelanja di luar daerah, Manado misalnya (sudah pasti), maka perhatian kiat berikut ini;

PRA KEBERANGKATAN

1. Hilangkan Gengsi dan jangan Jaim!

Tak semua dari kalian yang akan berangkat bapumpun  menyukai aroma parfum mobil, bensin, dan Air Conditioner (AC). Bagi Anda yang berangkat secara berjamaah menggunakan jasa angkutan, disarankan pilihlah teman se-alergi. Jangan memaksakan diri berangkat dengan teman penyuka AC. Apalagi yang memilih mobil punya pewangi yang menyengat. Memaksakan diri untuk toleran dengan ini, sama halnya dengan cari mabok darat, muntah-muntah, meski perjalanan baru di Mariri. (Ingat, so ba bok-bok di situ).

2. Cek Saldo

Setelah persiapan di atas fiks, pastikan berapa digit saldo rekening Anda. Disarankan jangan bawa uang kontan. Di luar sana banyak penjahat dan tukang copet. Jadi, cukup bawa ATM.

3. Jaga Kondisi Perut Anda

Perjalanan ke Manado itu jarakanya melebihi 80 Km. Nah, apa kalian sudah dengar Haditz soal keringanan berpuasa bagi para Musafir? Yakni Hadits Hasan riwayat Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Maja, dan Nasai.  Begini bunyinya; “Sesungguhnya Allah telah memberikan keringanan bagi orang yang musafir  untuk tidak mengerjakan setengah shalat dan bagi orang yang hamil serta menyusui  untuk tidak berpuasa.”

Jadi, saya menyarankan Anda untuk tak perlu puasa daripada pura-pura puasa. Tapi bagi yang tetap ingin berpuasa, disilakan.

4. Suaka Pumpun

Sebelum keberangkatan, kalian harus memastikan terlebih dahulu, di mana daerah suaka yang bisa menampung kalian. Ingat kejadian pengungsi Rohingya kan? Di tolak di mana-mana. Kecuali jika kalian punya kocek yang cukup buat chek in Hotel. Ekhem! Sebagai tips, saya sarankan, kontaklah kawan-kawan yang indekos di Kota Manado. Tak usah ke rumah sodara. Kecuali jika kalian tak keberatan anak-anak di rumah sodara itu akan menjemput dengan todongan minta THR.

 5. Pengisi daya

Nah, ini juga kudu diperhatikan. Tak mungkin kalian mampu menahan gatal-gatal selfie dalam perjalanan. Jadi jangan lupa alat pengisi daya. Pastikan baterei gedjet sudah terisi penuh sebelum berangkat. Perjalanan akan semakin menarik kan. Cekrek-cekrek

KEBERANGKATAN

1. Siapkan Tas Kresek

Mengapa ini perlu? Mulanya, kalian boleh yakin bisa tahan untuk tidak mabok darat. Tapi kenyataan kadang lebih durja dari impian. Baru di bok-bok Mariri, kepala kalain mulai pening dan perut yang terkocok, membuat menu sahur kalian muncrat, mengotori mobil dan penumpang.

2. Pil Anti Mabok

Amit-amit. Pasti kalian gengsi ya nyiapin tas kresek. Maka pil anti mabok adalah Mesias dalam perjalanan kalian. Banyak kok di jual di warung. Jadi Anda tak perlu khawatir. Sebab gak lucu jika di perjalanan nanti ada dedew di samping kanan atau ada kakaw di samping kiri, lalu tiba-tiba lambung  bergolak dan kerongkongan memuncratkan ubi! Ekhuu..!! tidaaaakkk.

WELLCOME TO THE MALL

Nah, sudah pada sampai di Mall kan setelah mendapat suaka politik di kos-kosan teman. Tentu kalian sudah punya list pumpun masing-masing. Tapi tak ada salahnya saya memberi tambahan.

1. Batu Akik

Ya, belilah Batu Akik. Kenapa ini perlu? Ingat, saat haraya nanti, salam-salaman adalah hal yang tak mungkin dihindari. Bukankah akan nampak lebih keren ketika bersalam-salaman, di jari treselip Batu Akik jenis Jahanam. Hehe.. kenapa tidak?

2.Tongsist

Mungkin ini sudah ‘jadul’ tapi tak ada salahnya dibeli. Hari kemenangan kan layak dirayakan. Masak cumak hari-hari biasa Anda eksis dengan tongsis, sedangkan saat haraya, harus ada 1 orang yang dikorbankan untuk jadi fotografer. Percayalah, saat kalian berbelanja pada lebaran kali ini, harga tongsist sudah anjlok-seanjlok-anjloknya. Diskon 70 persen coy. Kenapa harus dilewatkan.

Jangan Beli Barang Ini :

Saya juga menyarankan kalian para pumpuners mania untuk tidak membeli barang-barang berikut ini :

1. Diskon 50 %

Tak perlu panjang penjelasannya. Bayangkan, kalian sudah jauh-jauh berbelanja ke Manado, tapi yang kalian buru adalah diskon 50 %. Masih lebih mulia kalian ke Pasar Senggol kalo begitu. Dan percayalah, sekembalinya kalian ke Mongondow, tengoklah ada berapa pasang baju pasere yang kalian temui. Oh,ya. Kalian tahu apa itu pasere? Ini adalah bahasa Mongondow asli yang sudah jarang dipakai. Hampir punah coy. Pasere jika disalin ke bahasa gaul, maka itulah yang disebut couple! Baju couple! atau sama depe model.

2. Legging

Adalah kegiatan pumpun yang sia-sia jika jauh-jauh ke Manado, melewati rasa mual di kelokan Munte, namun ternyata kalian ke Mall cuma beli Legging. Saya menyarankan, ketimbang beli Legging—yang di Kotamobagu ada bergunung-gunung—mending kalian beli Bagea atau Nasi Kuning Seroja. Fungsinya sebagai ole-ole pulang Mongondow.

3. DVD Bajakan

Hari gini masih doyan beli DVD bajakan? Percayalah, saya berani memutuskan pertemanan di medsos jika kalian jauh-jauh ke Manado cuma untuk beli DVD bajakan. Belum pernah dengar Ganool dengan kwalitas HD dan Blueray?? Hehehe.

Yang terakhir, berhati-hatilah ketemu mantan. Ingat, mantan itu seperti hantu. Dan sebaik-baiknya hantu, adalah sosok yang perlu dihindari. Kenapa? Potong penulis punya jari, kalau hantu yang satu ini tidak akan membuat kalian lupa haraya!

Oh,ya. Hampir lupa. Sebelum kembali ke Kotamobagu, mampirlah ke Karpet Biru. Jangan Lupa ke jembatan Soekarno. Selamat ba reyen tongsist di situ.

Penulis : Samsuri Rully Dilapanga

Samsuri Rully Dilapanga
Gagal jadi aktivis, polisi, pembalap, nasib malah membawa dia jadi PNS

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.