ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Garam Dapur dan Pilkada Boltim

Bagikan Artikel Ini:

Benarkah Garam Dapat Mengusir Makhluk Halus

APA yang sudah hambar dan kini berganti segar, hangat, dan pedas di Bolaang Mongondow Timur (Boltim)? Terutama dalam iklim Pilkada yang mulai membuat para hater dan barisan fanatik megalomania (dalam mendukung paslon masing-masing), berpotensi mendapat serangan jantung, darah tinggi, asam urat, atau bahkan mual-mual?

Komkomci bisa jadi sudah bukan istilah menghebohkan, yang kadar loleke dan panas-memanasinya masih sekaliber tabung Elpiji. Tapi kini, Komkomci tak dapat tempat lagi, tergerser, terdegradasi dari klasemen terek-menerek, setelah di kantin-kantin, warung kopi, perempatan jalan, kios-kios, daseng di pante, Pondulak-pondulakan dan 4 penjuru mata angin di Boltim, ramai membicarakan perkara GARAM.

Oh,ya. Sebenarnya sudah bukan pada taraf membicarakan lagi, tetapi sudah masuk dalam taraf menggunjingkan. Dan apa yang digunjingkan itu adalah soal Garam.

Kedengarannya simpel. Tapi ini di Boltim, yang masih sangat Mongondow. Tentu dikenal penuh Loleke.

Ngomong-ngomong soal Garam, yang sedang kita bahas ini, perlu diketahui terlebih dahulu, kalau Garam yang kita gunjingkan ini, bukan sekadar istilah atau perumpamaan suatu perkara saja. Tetapi Garam yang asli Garam. Bumbu dapur. Bahannya masih sama, dari laut, bukan KW, bukan sentetis. Pada kesempatan kali ini, kita sebut saja sebagai Garam Dapur.

Sepertinya saya tidak perlu berliku-liku sehingga mengundang tanya; apakah di Boltim saat ini, ada rencana dari pemerintah untuk menswasembadakan Garam di kabupaten yang indah dengan pulau berpasir-putihnya? Atau ada investor yang tertarik menanamkan modalnnya untuk membangun pabrik Garam di Boltim?

Semua salah. Bukan. Bukan itu. Lantas apa?

Menyebarlah perkara Garam ini di Medsos. Mulai dari recent updates (ABG2 bilang, RU) BlackBerry Messenger (BBM), Path, Twitter, dan yang teranyar Facebook!

Di RU BBM, kita bisa melihat bagaimana 2 orang pria; yang satu sedang menunggangi sepeda motor dalam keadaan berhenti (tapi kelihatannya siap-siap tancap gas) dan yang satunya lagi, sedang duduk di tangga masuk Gedung Kantor Pemkab Boltim. Lagaknya seperti sedang menebar sesuatu bahan. Demikian keterangan sementara yang saya dapat.

Gambar dari mana itu? Kalau di cek dari posisi, kita tak perlu selevel Roy Suryo untuk menyimpulkan; gambar dua pria ini adalah hasil rekaman CCTV, baik dari segi kwalitas, maupun sudut pengambilan gambar, tak salah lagi kalau biang keroknya dari CCTV. Atau anggap saja ada yang mau membantah. Maka taruhlah ada Spiderman di Boltim. Tapi mari menjaga akal sehat kita tetap waras. Sebab manusia laba-laba mana yang alangkah ngaco dan meruginya buang-buang waktu susah payah bergelantungan di plafon, merekam toap momen yang lewat.

Gambar dua pria inilah yang semakin ramai dan menimbulkan tanya, setelah (entah siapa dia pelaku yang pertama) diedit menjadi Meme.

Saya adalah salah satu jamaah bebekiyah (pengguna aplikasi chating BBM) yang bertanya pada salah satu friend list bebekiyah (dari beberapa friend list bebekiyah di Boltim), soal Display Picture yang dipasangnya kemarin.

Ya, ampun. Alangkah terlonjaknya saya dari sadel Vespa yang sedang saya parkir, tak seberapa jauh dari gemericik buih di pantai. Sontak hati bergumam penuh daya tawa; kehebohan apalagi yang kini muncul lagi di Boltim?

Penjelasan kisah mengenai kemunculan gambar itu pun datang via chating BBM. Dan, Masya Allah…. praktek klenik, sihir, ilmu kanuragan, atau yang paling lokal; gaing, dan sebangsanya, ternyata ikut ambil bagian meramaikan pesta demokrasi Pilkada Bupati di Boltim.

Diceritakanlah bahwa kedua pria itu konon tertangkap kamera CCTV di tangga masuk Kantor Bupati Boltim. Masih kata konon lagi, ada yang menelusuri, gerangan apa yang dilakukan dua pria itu karena nampak mencurigakan?

Usut per usut, ditambah lagi adanya barang bukti berupa Garam Dapur (sesuai isi chating), kedua pria itu, diduga sedang melakukan praktek klenik. Mereka dituduh menebar Garam Dapur di lantai masuk Kantor Bupati Boltim (jelang Debat Kandidat) dimana  Garam Dapur itu sudah diberi mantra berdaya sihir, yang tujuannya untuk membungkam mulut salah satu pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Boltim, agar tak cerewet atau lincah berceloteh dan cakap berpidato saat momen DEBAT KANDIDAT BUPATI BOLTIM dilangsungkan, beberapa jam lagi (Kamis 12 November 2015). Konon demikian, kata chating yang ditujukan pada saya.

Ah, benar tidaknya cerita ini, berselancarlah ke medsos yang terafiliasi dengan hiruk-pikuk Pilkada Boltim. Setelah login Fesbuk masuk jugalah di Group yang di urus orang-orang Boltim, atau akun Fesbuk orang setempat yang kudung tertarik hiruk-pikuk politik, terutama momen Pilkada Bupati, yang konon mulai menaikkan tensi darah tinggi, kolestrol, dan asam urat, kubu-kubu pendukung yang bersaing ketat.

Perkara Garam Dapur ini, sejak kemarin, hingga hari ini, masih merajalela menduduki tangga teratas klasemen perlolekean di negeri paling timur Mongondow ini.

Boltim memang menghebohkan, manis, lucu, indah, dan kegemparan-kegemparan serta keterngakakan yang timbul di sana, terkadang tragis.

Penulis: Uwin Mokodongan

Uwin Mokodongan
susah senang, tetap saudara sepiring dan sebotol

.

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.