ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Massa Pendukung SMILE Kena Lemparan Batu

Bagikan Artikel Ini:

image

ARUSUTARA.COM BOLTIM – Rombongan peserta kampanye pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sachrul Mamonto – Meddy Lensun, atau yang dikenal dengan julukan SMILE, sepulang dari kampanye di Kotabunan, saat konvoi melintasi ujung desa Togid Kecamatan Tutuyan, mendapat lemparan batu oleh oknum yang belum diketahui siapa.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pukul 18:55 WITA, mengakibatkan 6 orang peserta kampanye dalam konvoi tersebut luka-luka, termasuk dua korban perempuan. Dari 6 korban tersebut, 4 di antaranya mengalami luka serius di bagian kepala, karena terkena benda keras yang diduga batu, sehingga harus dijahit oleh petugas medis di Puskesmas Motongkad.

Di wilayah terpisah, arak-arakan konvoi kendaraan peserta kampanye SMILE, ikut mengalami penghadangan saat melintas di Desa Atoga.

“Dua kali kejadiannya, pertama di Togid, rombongan kami dilempari batu hingga menyebabkan 4 orang luka di kepala. Kemudian kejadian berikutnya, saat kami melintasi desa Atoga. Rombongan kami dicegat sejumlah orang dengan ancaman senjata tajam,”  kata Meddy Lensun kepada awak ARUS UTARA, Sabtu malam 14 November 2015.

Peristiwa ini, lanjut Meddy tak boleh didiamkan begitu saja. Pihak kepolisiaan harus mengusut tuntas dan menangkap para pelaku pelemparan termasuk penghadangan, sesuai hukjm yang berlaku.

“Saya meminta aparat berwenang segera melakukan pengusutan dan menyeret semua pelaku sesuai hukum yang berlaku di negeri ini,” kata Meddy disampaikan via chat BlackBerry Messenger.

Lebih lanjut Meddy bahkan mengatakan, oknum-oknum yang mencegat kendaraan mereka saat melintasi desa Atoga, adalah sekelompok oknum yang mereka kenali.

Oleh sebab itu, dirinya meminta pihak kepolisian untuk segera bertindak. Apa terlebih lagi, lanjutnya, ada sekitaran 30 saksi mata yang tahu dan mengenali siapa saja pelaku pencegatan mobil dalam rombongannya itu.

Meski merasa dongkol dan prihatin dengan kejadian yang menimpa pendukungnya, dirinya mengajak para pendukungnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing situasi yang mulai memanas.

“Saya juga tetap menghimbau kepada para pendukung saya untuk tidak terpancing keadaan. Tetap tenang dan kita serahkan proses hukum di tangan aparat,” pungkasnya.

Hingga berita ini naik, belum diketahui pasti siapa oknum-oknum pelaku pelemparan di Togid. Meski untuk pencegatan di Atoga, Meddy sempat menyebut bahwa pelakunya adalah pendukung pasangan calon lain.

Sementara itu, di medsos, peristiwa ini mendatangkan ragam komentar. Terutama di Group Facebook UNEK-UNEK PILKADA BOLTIM. (Btm/Uwn)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.