ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Walikota Dukung Petani Kopi

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM KOTAMOBAGU— Pemerintah Kotamobagu saat ini tengah menseriusi produk-produk daerah, yang dihasilkan para Petani Organik dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Momosad Kotamobagu dalam mengembangkan Kopi Organik.

Kopi Organik yang telah dikembangkan oleh Poktan Momosad saat ini telah mendapatkan Sertifikat Indonesia Organik Farming Certification (Ino Fice) Lembaga Sertifikat Organic Indonesia yang berada dibawah Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Walikota Kotamobagu Tatong Bara saat meninjau stand Kopi Organik pada peresmian Hotel Sutan Raja beberapa waktu lalu, mengapresiasi keberhasilan petani yang tergabung dalam kelompok Momosad

“Kopi ini bisa menjadi salah satu produk andalan kita, apa lagi sejarah dari perkebunan kopi ini sangat bernilai. Jadi sambil minum kopi kita bisa baca sejarah dari perkebunan Kopi yang kini bermerek Kopi Organik Dodok.”ungkap Tatong.

“Pemerintah akan terus mensupport setiap kegiatan yang dilakukan masyarakat di bidang pertanian dan perkebunan,” lanjutnya.

Meski lahan terbatas, kata Tatong, akan tetapi kita harus punya semangat yang besar untuk bertani. Kita upayakan Kotamobagu dapat dikenal dengan ciri khas sebagai daerah penghasil Kopi terbaik di Sulut.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Hardi Mokodompit menyampaikan, saat ini pemerintah terus memberikan bantuan untuk petani, terlebih bagi petani Kopi dengan Asosiasi Kopi Organik Momosad yang menaungi puluhan Kelompok Tani yang ada di Bilalang I dan II.

Dia mengatakan, Dinas Pertanian akan memberikan pengawalan agar Asosiasi Momosad ini mendapatkan sertifikat Organik dari Lembaga yang ada di bawah Kementerian Pertania RI. Sertifikat ini akan diperbaharui setiap dua tahun nanti akan di cek kelayakan dari perekbunan Kopi sebelum di terbitkan sertifikat.

Sementara itu Sangadi Desa Bilalang I Hj Badariah Mokoginta saat diminta tanggapannya atas keberhasil kelompok tani di Desanya, menyampaikan terima kasihnya kepadaWalikota yang selalu mendukung program bidang pertanian, terlebih untuk poktan Kopi organic di Bilalang.

“Kita ingin memberikan hal baru dalam hasil pertanian salah satunya kopi organic, kalau bicara kopi sudah banyak, namun untuk Kopi organic mungkin baru sedikit dan tentunya soal rasa berbeda karena Kopi ini tidak mengunakan bahan – bahan kimia. Apa lagi kopi ini di budidayakan oleh petani local,” katanya.

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.