ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

HMI Bolmong, Dari Lahir Hingga Perjuangan PBMR

Bagikan Artikel Ini:

Milad HMI

Prof Lafran Pane, adalah satu di antara sekumpulan intelektual kampus, yang memprakarsai terbentuknya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Tanggal 5 Februari 1947, atau 2 tahun setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan, adalah momen dimana HMI terbentuk. Salah satu tujuannya adalah untuk mengembangkan gagasan mahasiswa islam demi umat dan demi bangsa.

Tahun 2016 ini adalah usia yang ke-69 tahun HMI. Dari sejak lahirnya, hingga era saat ini, HMI tetap eksis mempertahankan nilai-nilai perjuangannya. Berkembang hingga ke daerah-daerah, menyatukan kalangan pelajar dari kampus ke kampus.

Pada tahun 1989, HMI Cabang Manado mengadakan Konferensi Cabang, dimana Bolaang Mongondow (saat itu belum mekar menjadi 4 wilayah Kabupaten dan 1 Kota). Gedung Bobakidan di Kotobangon, dipilih sebaai tempat pelaksanaan Konfrensi Cabang. Agenda tersebut dihadiri oleh kalangan mahasiswa islam dari kampus Udk (Universitas Dumoga Bone Kotamobagu).

Dari kegiatan tersebut, dibentuklah HMI Cabang Persiapan Bolaang Mongondow yang diketuai Ahmad Yani Lapadengan. 11 tahun kemudian, atau pada tahun 2000, HMI Cabang Bolaang Mongondow disahkan sepenuhnya, dari status sebelumnya yang masih bersifat persiapan.

Melalui Rapat Pleno Pengurus Besar HMI, yang saat itu M.Fakhruddin menjabat selaku Ketua Umum, HMI Cabang Persiapan Bolaang Mongondow, disahkan menjadi HMI Cabang Penuh. Maka ditunjuklah Effendy Abdul Kadir sebagai Ketua HMI Cabang Bolaang Mongondow. Dia menjabat selama 2 tahun, kemudian digantikan Robianto Suid pada tahun 2002.

Saat kepemimpinan Effendi Abdul Kadir, HMI Cabang Bolaang Mongondow yang praktisnya baru berusia 2 tahun, ikut tampil memprakasai wacana pembentukan Propinsi Bolaang Mongondow. Momen tersebut tertoreh pada tanggal 23 Maret 2002, dimana Effendy Abdul Kadir selaku ketua HMI Cabang Bolaang Mongondow memproklamasikan pembentukan Propinsi Totabuan (Bolaang Mongondow).

Berikut nukilannya;

Kami masyarakat Totabuan
Dengan ini menyatakan berpisah dengan Sulawesi Utara menuju Propinsi Totabuan.
Hal-hal mengenai pemindahan kekuasaan, masih tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Persoalan yuridis, administrasi dan lain-lain, akan diselenggarakan secara bersama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Kotamobagu 23 Maret 2002 atas nama masyarakat Totabuan, HMI Bolaang Mongondow.

Penulis : Supriyadi Dadu
*tulisan dibuat dalam rangka memperingati HUT HMI ke-69

upink
Supriyadi Dadu, Wartawan Arus Utara, Pengurus HMI Bolmong Raya
Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.