ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Seorang Kakek Dihabisi di Depan Anaknya

Bagikan Artikel Ini:

 pembunuhan-ilustrasi

ARUSUTARA.COM GORONTALO –  Kamis 19 Mei 2016, kisaran waktu pukul 20:00 WITA, terjadi kasus pembunuhan di Desa Karya Baru Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo.

Korbannya adalah seorang kakek bernama Arifin Luma (63), warga setempat. Ia ditemukan tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya. Anak perempuannya bernama Tasmin Luma (30) ikut menjadi korban meski hanya mengalami luka akibat senjata tajam di tangannya.

Informasi yang disampaikan Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Bagus Santoso SIK,MH, Jumat 20 Mei 2016, kepada sumber ARUS UTARA, peristiwa pembunuhan itu terjadi Kamis 19 Mei 2016, kira-kira pukul 20.00 WITA, di Desa Karya Baru.

Diinformasikan, kronologi kejadiaan itu bermula ketika Arifin baru saja pulang dari masjid seusai menunaikan sholat Isha. Saat sedang duduk di teras rumah, ia didatangi pelaku berinisial RU dan NU yang tak lain adalah Ayah dan Anak. Kedua pelaku ini membawa parang.

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Bagus Santoso SIK,MH
Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Bagus Santoso SIK,MH

Mereka lantas menyerang korban sembari berkata, “Tidak usah kamu urusi masalah tanah ini. Kalau tidak, aku akan memotongmu!” ancam NU anak kandung RU, sesuai siaran pers Humas Polda Gorontalo.

Merasa nyawanya terancam, korban bergegas lari ke dapur. NU lalu mengejar dan seketika menebas kakek itu di bagian dada.

Seketika korban roboh. Kejadian itu disaksikan anak perempuannya bernama Tasmin yang sedang dalam kondisi hamil. Ketika itu Tasmin berusaha melerai saat kedua pelaku menyerang Ayahnya. Tetapi RU yang di tangannya juga membawa sebilah parang ikut menyerang.

Tak ayal Tasmin pun ikut terluka. Tanganya ikut kena sabetan parang. Ketika itu, RU menebas korban Arifin di bagian leher dan kepala. Setelah melihat korban tak berdaya,kedua pelaku yakni RU dan NU, pergi meninggalkan rumah korban. Di jalan, mereka sempat berpa-pasan dengan suami Tasmin, bernama Anton Nusi. Anton sendiri tak bisa berbuat banyak,  sebab kedua pelaku langsung mengancamnya sembari mengacungkan parang, meminta dia jangan ikut campur agar tidak akan dipotong.

Diketahui, kedua pelaku yang lantas buron,   tinggal di wilayah Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Namun belakangan diketahui sudah lama berdomisili di Desa Karya Baru.

Korban Arifin akhirnya mereggang nyawa setelah mengalami luka parah di dada, leher dan kepala. Sedangkan anak perempuannya Tasmin, yang merupakan saksi utama peristiwa tersebut, mengalami luka ringan di tangan kanannya.

Kuat dugaan motif pembunuhan itu terkait sengketa tanah. Reskrim Polsek dan team Buser Polres Gorontalo, setelah mengetahui peristiwa tersebut, langsung membentuk tim dan melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Sedangkan Tim lainnya melakukan olah TKP.

Polres Gorontalo juga menurunkan tim untuk berjaga-jaga di lokasi kejadian, sebagai bentuk antisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas pasca peristiwa pembunuhan tersebut. (Kristian)

BACA JUGA : Polisi Berhasil Bekuk Salah Seorang Tersangka Pembunuhan

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.