ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Kapolres : Pengguna Medsos Penyebar Fitnah dan Provokasi Akan Ditindak

Bagikan Artikel Ini:

William Simanjuntak

ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU – Dalam rangka mencegah terjadinya fitnah maupun kampanye hitam yang menyebarkan dusta, hingga menimbulkan kerugian bagi orang lain baik secara pribadi maupun kelompok, terkait penyelenggaran Pilkada Bolmong 2017 yang tahapannya sudah mulai berjalan, pihak kepolisian mengaku melakukan pantauan terhadap aktivitas para pengguna media sosial terutama facebook.

Hal ini dikatakan, Kapolres Bolmong, AKBP William Simanjuntak.SIK,MH kepada media, belum lama ini. Menurutnya, status yang diposting dari akun para pengguna medsos, akan dinilai terutama pada status yang mengandung unsur fitnah atau berbentuk kampanye hitam dan menyebarkan dusta sehingga menimbulkan kerugian bagi pihak lain.

“Pernyataan yang disampaikan dalam bentuk status yang diposting melalui medsos, terutama yang berbau provokatif dan menyudutkan pihak lain padahal itu semua fitnah atau berbentuk kampanye hitam, akan kami proses,” kata Kapolres.

Dijelaskannya, pemantauan dilakukan terutama di grup-grup media sosial facebook. Menurut Kapolres, hal itu dilakukan dalam rangka mencegah merebaknya kampanye hitam dan penyebaran fitnah yang menyudutkan pihak lain.

William mengatakan, terkait aktivitas medsos, memang sudah ada payung hukum yang mengatur itu. Dan bagi siapa saja yang merasa keberatan atas tudingan maupun fitnah yang dilancarkan melalui medsos, bisa menempuh jalur hukum. Namun kaitannya dengan pelaksanaan Pilkada Bolmong 2017, William mengaku kalau pihaknya memang membentuk tim dan melakukan pantauan aktivitas para pengguna medsos di Bolmong Raya.

Dikatakannya lagi, status berbau fitnah dan kampanye hitam di medsos, sebenarnya memiliki potensi menggangu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Bolaang Mongondow Raya. Menurutnya, penyebaran fitnah, berita bohong, atau kampanye hitam, seharusnya tidak dilakukan masyarakat, terutama para pengguna medsos. Karena akan memicu kacaunya stabilitas keamanan wilayah, Terlebih Boolmong sedang dalam persiapan Pilkada.

“Saya menghimbau agar tidak ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, menggunakan medsos untuk menghembuskan isu berbau provokatif sebab itu dapat mengganggu stabilitas keamanan daerah,” kata Kapolres Kamis, 29 September 2016.

“Kami tidak tanggung-tanggung untuk melakukan tindakan tegas, apabila ada yang kedapatan,” tegas WIlliam. Menurutnya, Polres Bolmong memiliki tim yang didukung peralatan canggih yang dapat melacak keberadaan pengguna medsos, sekalipun akun yang digunakan adalah akun palsu, sebab alat yang digunakan dapat mendeteksi keberadaan atau lokasi user ketika online dengan akun palsu.

William juga mengaku kalau terkait hal tersebut, Polres Bolmong selalu berkoordinasi dengan Mabes Polri di Jakarta yang sudah beberapa kali berhasil mengendus aktivitas pengguna medsos menggunakan akun palsu untuk tujuan penyebaran fitnah.

“Tentu kami selalu berkoordinasi dengan Mabes Polri terkait unsur pidana melalui internet,” tandasnya.
Selanjutnya, ia  menghimbau  agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang hanya dapat merusak tatanan kerukunan masyarakat yang telah terjalin baik selama ini. “Mari kita jaga selalu daerah yang sama-sama kita cintai ini, agar selalu aman damai dan tentram. Jika ada persoalan melanggar hukum, maka silakan laporkan, pasti akan kita proses sesuai denngan aturan perundang-undangan yang berlaku. Sebab, negara kita adalah negara hukum, maka siapapun dia yang melanggar hukum, akan ditindak tegas,” pungkas William. (Yudi)
Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.