ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Salihi : Kau Kini Bersanding dengan Sahabat Karibku

Bagikan Artikel Ini:

Salihi menyanyi 2

ARUSUTARA.COM, BOLMONG – Tahapan Pilkada Bolaang Mongondow (Bolmong) sudah diluncurkan secara resmi oleh KPUD Bolmong. Meski harus jujur diakui bahwa gaungnya belum sampai ke telinga masyarakat ragam tingkatan, sebagaimana yang dituturkan ke ARUS UTARA.

“Saya bahkan baru tahu saat hadir di pesta pernikahan. Itupun Sangadi Passi yang memberi kesempatan kepada Ketua PPK Passi Barat, Rusmin Mokodompit untuk mengambil waktu sebentar menyampaikan sosialisasi singkat ke masyarakat bahwa KPUD Bolmong telah resmi meluncurkan tahapan Pilkada Bolmong sejak Sabtu 30 Juli 2016,” kata Un Mokodompit, warga setempat.

Terkait keterbatasan anggaran pihak KPUD Bolmong, terutama dalam penyampaian informasi melalui media massa, dapat dikata turut mempengaruhi minimnya pengetahuan masyarakat lintas segmen tentang informasi Pilkada. Meski tak sepenuhnya kelemahan tersebut tak ditumpukan semata kepada KPUD Bolmong itu sendiri selaku penyelenggara hajatan demokrasi.

Beruntunglah di setiap hajatan pesta nikah misalnya, baik undangan yang hadir, dan pemerintah setempat, memberi panggung yang berfungsi sebagai penyampaian informasi kepada masyarakat. Sehingga dapat dikata, hajatan atau momen pesta pernikahan  yang berlangsung di masyarakat, memberi sumbangsih signifikan dan merupakan wahana efektif dalam penyampaian informasi.

Salihi Mokodongan, mantan Bupati Bolmong yang sudah menyatakan diri di berbagai kesempatan kalau dirinya bakal maju lagi dalam sukses Pilkada Bolmong, Rabu 31 Agustus 2016, kemarin, di sebuah hajatan pesta perkawinan di Desa Passi, mendapat panggung dan memberi penyampaian kepada masyarakat, termasuk soal jalannya tahapan Pilkada, dan pentingnya menjaga persatuan dan perdamaian.

Sempat ada riuh mencuat dari para undangan, soal siapa yang bakal mendampingi dirinya nanti dan partai politik mana  yang akan menjadi kendaraannya maju dalam suksesi Pilkada 2017.

Dengan fasilitas sound sistem yang sudah tersedia di sudut pelaminan, Salihi menyampaikan bahwa sudah 80 persen, dirinya akan menggunakan PAN (Partai Amanat Nasional) sebagai kendaraan terkait pencalonannya. Namun itupun, kata dia, belum diputuskan secara resmi sebab belum ada rekomendasi atau SK dari partai politik yang secara resmi juga merekomendasikan namanya.

“Namun komunikasi lintas elit sangat intens. Ya,kita tunggu saja finalnya, apakah memang PAN resmi memberi kendaraannya pada saya, atau justru dari partai lain, kepastiannya nanti setelah rekomendasi atau SK itu keluar,” kata Salihi.

Ia juga menyentil bahwa selain PAN, dirinya juga mendapat panggilan dari PDIP untuk mengikuti fit and propertest. Salihi bahkan membocorkan, ada 3 nama yang digadang-gadang PDIP, yakni Yasti Soepredjo, Limi Mokodompit, dan dirinya sendiri. Selain itu, lanjut Salihi, ada juga parapol lain yang menjalin hubungan komunikasi secara intens dengan dirinya.

“Ya,intinya saya berharap semua rakyat dapat berpartisipasi memberikan hak pilihnya di Pilkada nanti. Selalu jaga persatuan dan kesatuan, kemudian yang paling penting persaudaraan tetap jalan dan makin harmonis tanpa dipengaruhi momen Pilkada,” katanya.

Tapi riuh para undangan masih mencuat soal siapa pendampingnya nanti. Salihi yang pada kesempatan tersebut tampil ke panggung memenuhi permintaan master ceremony untuk menyumbangkan sebuah lagu, sembari tersenyum langsung mendekati pemain musik lalu membisikan tembang yang hendak ia senandungkan.

Berikut syairnya;

di tengah gelombang laut
aku musti berlayar.
demi cinta demi kesetiaanku

badai dan ombak ku terjang
tiada bimbang tiada ragu
demi cinta demi kasih sayangku

berdoalah kasih demi perjalananku
bersabarlah sayang sampai aku kembali

 tapi kini apa yang terjadi
malangnya nasibku
kau kirim undangan untukku
kau akan menikah

sakit sakitnya hati ini
apa salah ku
kau telah bersanding dengan
sahabat karibku

Ini adalah lagu yang dipopulerkan Et Marina berjudul Undangan Untukku ciptaan Losia Drakel. Saat Salihi menyanyikan syair ini, suasana dalam hajatan pesta nikah semakin riuh dipenuhi siulan serta aplause sarat makna. Apalagi pada bait yang ini; kau telah bersanding dengan sahabat karibku, membuat riuh para undangan semakin menggema.

Ah, lagu yang disenandungkan para politisi bisa dikata bukanlah kebetulan semata. Terkadang masyarakat menerjemahkannya sebagai signal atau sindiran terkait situasi dan peta politik terkini. Bagaimana menurut Anda? (Yudi/Uwin)

TERKAIT : KPU Bolmong Launching Tahapan Pilkada Bertema Adat

 

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.