ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Yasti : Conch Saya Tutup Karena Tak Kantongi Izin

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM, BOLMONG – Pernyataan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo yang menyebut akan menutup perusahaan semen PT Conch North Sulawesi Cement (selanjutnya disebut Conch saja) dan PT Sulenco Bohusami Cement (Sulenco), ternyata bukan isapan jempol belaka. Setelah sebelumnya sudah gusar karena Conch dinilai tidak taat pada aturan perizinan, ditambah sejumlah persoalan lain mulai dari komposisi tenaga kerja yang lebih dominan dari Tiongkok, soal ijin tinggal atau terkait keimigrasian dan persoalan lainnya, Rabu 31 Mei 2017, melalui rapat dengan pihak Conch, Sulenco, dan sejumlah instansi pemerintah terkait, Bupati memutuskan tetap akan menutup dan menghentikan semua aktifitas Conch di Desa Solog Kecamatan Lolak.

Menurut Bupati, Conch dan Sulenco tak mengantongi sejumlah perizinan. Oleh sebab itu selaku Bupati, dirinya memutuskan untuk menutup aktifitas perusahaan semen tersebut bahkan mengancam akan membongkar bangunan kantor maupun mess karyawan yang diduga tak mengantongi IMB (Izin mendirikan Bangunan).

Ia melanjutkan, karena perusahaan tak memiliki izin mulai dari IUP, WIUP, dan IMB, maka perusahan  ditutup. Tak boleh ada aktifitas di lokasi perusahaan sebelum perizinan yang dimaksud terpenuhi.

Di hadapan sejumlah awak media, Bupati juga menyampaikan, ia akan segera melayangkan surat kepada Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey terkait penutupan Conch dan Sulenco. Demikian juga pemberitahuan kepada pihak kepolisian setempat.

Bupati juga menegaskan agar pihak perusahaan yakni Conch dan Sulenco menghormati keputusan yang sudah diambil Pemerintah Daerah (Pemkab Bolmong). Kepada pihak perusahaan juga dihimbau untuk menghentikan semua aktifitasnya dan mengosongkan gedung yang tak memiliki IMB karena akan segera dibongkar Pemkab Bolmong. (Kont/Tim/Uwn)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *