ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Devie : Dana BOK Bukan Untuk Kegiatan Fisik

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU – Senin, 21 Agustus 2017, Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Kotamobagu (Dinkes Kotamobagu), menggelar pertemuan yang membahas soal perencanaan penyusunan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun Anggaran 2017.

Agenda tersebut berlangsung di Restoran Lembah Bening, pukul 10:30 WITA. Peserta yang hadir umumnya adalah pelayan bidang kesehatan mulai dari di tingkatan Desa dan Kelurahan se-Kotamobagu. Fokus pembahasan adalah soal dana Bantuan Oprasional Kesehatan (BOK) dalam rangka meningkatkan akses dan pelayanan kesehatan masyarakat demi terwujudnya pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Devie Ch Lala selaku Sekretaris Dinkes Kotamobagu turut menyampaikan, dalam rangka mewujudkan pelayanan maksimal yang belum sempat tertalangi pada tahun 2017, akan ditalangi pada tahun 2018. “Ini akan di anggarkan lewat APBD 2018,” kata Devie.

Dana BOK, lanjut Devie, merupakan bantuan Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk membantu Pemerintahan Daerah dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Ini juga untuk mewujudkan penanggulangan bidang kesehatan menuju Millennium Development Goals (MDGs) dengan meningkatkan kinerja Puskesmas dan jaringannya.

Dana BOK, tambah Devie, bukan digunakan untuk pembangunan fisik namun merupakan dukungan untuk kegiatan operasional tenaga medis di Puskesmas dan program kesehatan yang mereka lakukan.

Sumber dana BOK, terang Devie, diambil dari Dana Alokasih Khusus (DAK) yang digelontorkan Pemerintah Pusat. Adapun kegiatan yang tidak dapat dibiayai BOK yakni, rehabilitasi bangunan, gaji, uang lembur, insentif, pemeliharaan gedung, pemeliharaan kendaraan, biaya listrik, telepon, pembayaran rekening untuk utilitas kantor, pengadaan obat, vaksin, alat kesehatan, biaya konsumsi untuk penyuluhan, pencetakan, ATK dan penggandaan untuk kegiatan rutin Puskesmas.

“Intinya bukan untuk kegiatan fisik melainkan digunakan untuk melaksanakan program kegiatan bidang kesehatan,” katanya. (Yudi)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.