ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Acara Musik Undercity Part II Dihentikan Pengelola Coffee Town Kotamobagu

Bagikan Artikel Ini:
Penampilan Karikator Band dalam acara Undercity di Coffe Town Kotamobagu (Jumat 08 Sept 2017)

ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU – Acara live musik dengan tagline Undercity besutan musisi dan kawula muda Kotamobagu, yang berlangsung di Coffee Town Kotamobagu, Jumat 08 September 2017, berlangsung spektakuler. Cafe yang terletak di Jalur Dua Kotobangon Jalan Paloko Kinalang tersebut tumpah ruah disesaki para penikmat musik ragam genre. 

Ini adalah Undercity Part II setelah tahun sebelumnya, acara yang sama digelar di Gedung Bobakidan Kotamobagu. Pada Undercity kali ini, event organizer menggandeng Karikatur sebagai bintang tamu dalam iven tahun ini. Karikatur sendiri adalah band beraliran rock yang cukup legendaris di Kota Manado sejak awal 90-an. Setelah beberapa kali vakum, Karikatur yang akhirnya mengusung trash metal mulai eksis kembali dan tetap menjadi band yang memiliki pengaruh dalam kancah musik di Sulawesi Utara.

Setelah penampilan sejumlah band termasuk yang beraliran keras, ruang Coffee Town semakin riuh menggema ketika Karikatur tampil memainkan Roots Bloody Roots dan Refuse Resist dari Sepultura. Jelang akhir penampilan, Karikatur yang ikut memainkan Master of Puphet dan Enter Sadman dari Metalica, kian membuat suasana semakin hidup. Para penonton yang memadati panggung turut ambil bagian ketika Kief sang vocalis memberi kesempatan kepada penonton memegang mic. Andrenalin dan euforia para penonton kian memuncak, diiringi nyaring melody guitar yang dimainkan Tryx dan lead dari Rama, begitupun betotan bass dari Evan dan pukulan drum dari Weda yang begitu menghentak.

Acara Dihentikan

Sayangnya, usai penampilan Karikatur, owner Coffee Town tiba-tiba menghentikan acara saat suasana semakin meriah. Padahal masih ada 3 band yang belum naik pentas yakni; Halfmoon Mantra (Manado), Milf Hunter (Manado), dan The Pica Poci (Kotamobagu).

Keputusan secara tiba-tiba yang disampaikan pengelola cafe, membuat MC dari panitia Undercity Part II memberitahukan lewat pengeras suara kalau acara sudah ditutup. Alhasil, 3 band yang belum naik pentas itu harus menanggung rasa kecewa bersama sejumlah penggemarnya yang hadir meramaikan acara tersebut. Terutama lagi band yang jauh-jauh datang dari Kota Manado. 

Kief sang vocalis Karikatur lantas mencoba berdialog dengan pengelola cafe. Terjadi diskusi alot dan tawar-menawar agar pengelola memberikan waktu sekalipun 10 menit saja bagi semua band sekalipun tinggal membawakan masing-masing 1 lagu. Tapi  pihak Coffee Town tetap bersikukuh untuk tidak memberikan waktu lagi.

The Pica Poci, band asal Kotamobagu yang mengusung Punk Rock dan akan featuring dengan vocalis Marhaen Band (keduanya beraliran Punk Rock), ikut berdialog dengan pihak pengelola meminta diberikan waktu beberapa menit. The Pica Poci bahkan menyampaikan, mereka sudah tidak akan naik panggung lagi, asalkan kawan musisi mereka dari Manado, yakni Halfmoon Mantra dan Milf Hunter bisa naik dan diberikan waktu masing-masing 5 menit. Mengingat kedua band ini sudah jauh-jauh datang dari Manado mensupport acara Undercity namun tiba-tiba batal manggung.

Suasana di luar saat acara Undercity Part II dihentikan oleh pengelola Coffee Town karena batas waktu adalah pukul 12 malam. Nampak personil band dan sejumlah penonton sedang berdiskusi

Namun negosiasi yang berjalan cukup alot penuh permohonan tersebut, tetap tidak disetujui pengelola cafe. Alasan yang dikemukakan adalah izin cafe yang hanya sampai pukul 12 malam. Selain itu, pengelola mengatakan kalau pihaknya bahkan sudah menambah waktu 30 menit (00:30 WITA acara dihentikan) sebagai batas toleransi. Sehingga setelah waktu menunjukan Pukul 00:30 waktu setempat, pengelola Coffee Town sudah tidak akan memberikan toleransi waktu lagi. Apalagi, kata pengelola, band yang didaftar main, datang tidak tepat waktu alias terlambat sebab berdasarkan jadwal, harusnya semua band sudah standby di lokasi sejak pukul 17:00 WITA, namun panitia Undercity baru membukanya pada pukul 21:00 WITA.

Buntunya negosiasi akibat penghentian acara dari pengelola Coffee Town, melahirkan ketegangan dan sedikit insiden dari band yang gagal tampil termasuk dari beberapa penonton yang protes karena merasa kecewa. Mereka mencoba meminta jalan keluar dari panitia terkait dihentikannya acara tersebut. Namun panitia Undercity juga kewalahan dan tak dapat berbuat banyak karena pengelola cafe tetap bersikeras tak mengijinkan lagi band-band yang belum tampil untuk naik panggung.

Kericuhan untung tidak sampai berlanjut pada adu jotos ketika semua pihak akhirnya dapat menahan diri. Kepada ARUSUTARA.COM, Kief vocalis Karikatur ikut menyampaikan rasa kecewanya terkait dihentikannya acara tersebut.

“Kami datang ke Kotamobagu untuk mensupport semua musisi, acara Undercity, termasuk cafe tempat kami main ini. Tapi kami tidak pernah membayangkan owner cafe tiba-tiba menghentikan acara yang sedang berlangsung. Saya bahkan sudah dengan penuh permohonan agar kawan-kawan yang belum manggung diberi toleransi waktu saja meski tinggal 10 menit, tapi tetap tidak dikasih,” kata Kief dengan nada kecewa.

Ia menambahkan, ketika mereka mendapat undangan dari panitia Undercity, ada semangat tersendiri karena sebuah keinginan untuk menambah memberi roh dan semangat berkesenian lewat musik di Kotamobagu. “Apalagi semua band yang diundang dan jauh-jauh datang dari Manado, memakai biaya sendiri. Kedatangan kami disini juga sebagai bentuk menghargai dan menghormati undangan serta acara ini, tapi sayang sekali ada band yang tidak naik panggung. Kami sebenarnya datang untuk ikut mensupport dan memajukan kehidupan bermusik di sini,” lanjut Kief.

Sebelumnya vocalis Karikatur ini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua penonton dan komunitas musik di Kotamobagu yang sudah menyambut baik serta mensupport acara Undercity Part II ini dengan meriah. (Uwn)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *