ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Dipukul Gelombang, Perahu Pajeko Sola Gratia Terbalik di Perairan Serei Minut

Bagikan Artikel Ini:
ARUSUTARA.COM, MINAHASA UTARA –  Selasa 05 September 2017, terinformasi dari BASARNAS dan UNIT SAR Sulut,  terjadi kecelakaan laut  diperkirakan Pukul 16.00 WITA,  di perairan Serei antara Pulau Lihaga dan Gangga Satu Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara Sulut.
Informasi yang disampaikan Steven Malonda, S.Sos, dari UNIT SAR Sulut, kepada awak media ARUSUTARA.COM, sebagaimana hasil rapat koordinasi dengan Kepala Kantor BASARNAS Sulut, Budi Cahyadi, pada hari Selasa 05 September 2017, Pukul 15:00 WITA, perahu Pajeko bernama Sola Gracia dengan kekuatan mesin 40 PK dua buah yang dinakodai Yoseph Pantulu warga Gangga Satu dengan 2 ABK, bertolak dari Pelabuhan Munte.

Perahu tersebut bermuatan material bangunan berupa kayu balok 8 kubik dan papan lapis 4 kubik ditambah 10 penumpang penumpang masing -masing bernama :
1. Fani wetik umur 27 tahun, Desa Woloan Dua.
2. Rendi Sindi umur 27 tahun, Woloan Tiga.
3. Yance Pontoa umur 43 tahun, Desa WoloanSatu.
4. Danianus Wengkang umur 43 tahun, Desa Woloan Tiga.
5. Joni Rau umur 45 tahun, Desa Woloan Tiga.
6. Maikel koyongian umur 34 tahun, Desa Woloan Dua.
7. Des Motulo umur 54 tahun, Desa Woloan Dua
8. Joni Motulo umur 62 tahun Desa Woloan Tiga
9. Refli tulung umur 56 tahun, Desa Woloan Satu (hilang belum diketemukan )
10. Didi Ngala umur 45 tahun, Desa Woloan Satu (hilang lalu ditetemukan di perairan Serei tepatnya antara Pulau Lihaga dan Pulau Gangga Satu dalam keadaan tidak bernyawa).
Unit SAR Sulut menyebutkan, berdasarkan keterangan lelaki Adi Patric Kuada warga Desa Gangga Satu via selular menjelaskan bahwa perahu naas tersebut bertolak dari Pelabuhan Munte, Pukul 15.00 WITA tujuan Pulau Gangga Satu. Diperkirakan pada Pukul 16.00 Wita, perahu tersebut dihantam gelombang dengan perkiraan ketinggian 3 meter diperairan Serei antara Pulau Lihaga dan Pulau Gangga Satu. Akibat pukulan gelombang itu, membuat perahu terbalik.

Mengetahui informasi laka laut tersebut, dengan berkendara  perahu Long Bech yang dinahkodai Roli Salindeho, dilakukan pertolongan dan berhasil menyelamatkan  8 penumpang yang terdiri dari para tukang asal Woloan, seorang nahkoda bernama  Yoseph Pantulu, dan 2 ABK. Sedangkan 2 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.
Pukul 17:00 WITA,  seorang penumpang yang dinyatakan hilang itu ditemukan di perairan Serei antara Pulau Lihaga dan Pulau Gangga oleh masyarakat Desa Gangga Satu. Penumpang tersebut bernama Didi Ngala. Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Sedangkan 1 penumpang lagi bernama Rafli Tulung, masih dinyatakan hilang.
Didi Ngala, korban Laka Laut Perahu Pajeko Sola Gratia yang berhasil ditemukan masyarakat Gangga Satu antara Pulau Lihaga


Korban meninggal atas nama Didi Ngala lantas dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Mubune Kecamatan Likupang Barat, menunggu keluarga dari Woloan Kota Tomohon.

Analisa yang disampaikan BASARNAS dan UNIT SAR Sulut menyebutkan, kondisi perairan Sirei sedang tidak bersahabat akibat gelombang laut selatan. Prediksi sementara juga menyebutkan, kecelakaan terjadi karena muatan melebihi batras kapasitas sehingga tidak layak jalan.
Sebagai tindak lanjut karena masih ada 1 korban yang dinyatakan hilang, Kepala BASARNAS Sulut, Budi Cahyadi, membentuk Tim SAR Gabungan, termasuk keterlibatan dari Unit SAR Sulut. Disampaikan Kepala Kantor BASARNAS Sulut, Budi Cahyadi, Tim dari BASARNAS terdiri dari 1 Unit KN Bimasena dan 1 Unit Perahu Karet langsung bergerak ke lokasi pencarian bergabung dengan Tim SAR Gabungan yang sudah terlebih dahulu berada di lokasi melakukan pencarian menggunakan KM Sola Gratia.

“Mohon dukungan dan doa semoga Tim SAR Gabungan dapat melaksanakan tugas dengan baik dan korban hilang dapat segera ditemukan,” kata Kepala Kantor BASARNAS Sulut, sebagaimana disampaikan kembali oleh Steven Malonda,S.Sos, personil yang terlibat dalam Tim SAR Gabungan sekaligus merupakan pula pendiri dan kader Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Avestaria FISPOL Unsrat Manado, angkatan 88. (Ave: 069/Ave: 007)

BACA JUGA : Tim SAR Gabungan berhasil temukan Korban Perahu Pajeko di Perairan Serei

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *