ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Setelah Indomaret, Giliran Alfamart Dipending Pemerintah Pembangunannya

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU – Setelah tahap pembangunan Indomaret dihentikan sementara oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Pemerintah Kota Kotamobagu (Dinas PUPR Kotamobagu), belum lama inu, kini keputusan yang sama dilayangkan dalam bentuk surat teguran kepada pihak Alfamart untuk menghentikan sementara pekerjaan bangunan mini market yang berlokasi di kelurahan Pobundayan Jalan DC Manoppo.

Teguran itu dilakukan karena dinilai melanggar ketentuan yang diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 39 Tahun 2015, tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB). Dikatakan Kepala Bidang Penataan Ruang, Adnan Pratama, kepada awak media arusutara.com, Rabu 06 September 2017,  pihak Alfamaret harus menyesuaikan posisi bangunan sesuai dengan aturan yang tercantum dalam IMB yang diberlakukan. Dikatakannya, berdasarkan pengukuran yang dilakukan Dinas PUPR Kotamobagu,  Alfamart tidak memenuhi GSB yang mengatur tentang ketentuan jarak  dari jalan ke bangunan.

Dijelaskan Adnan Pratama, bangunan Alfamaret yang sesuai di IMB dan GSB, yakni dari arah Jalan DC Manoppo ke dinding bangunan sudah memenuhi syarat, namun setelah diukur dari Jalan Darusalam ke dinding bangunan, justru tidak sesuai ketentuan yang termaktub dalam GSB dan IMB.

“Oleh sebab itu kami layangkan surat teguran dan meminta agar pembangunannya dipending dulu sebelum disesuaikan dengan aturan yang berlaku,” kata Adnan.
Lebih lanjut dijelaskannya, dari jalan DC Manoppo ke dinding banguanan Alfamaret jaraknya sudah sesuai yakni 18 Meter. Namun di fdari jalan Darusallam ke dinding bangunan justru  hanya 15 meter. “Seharusnya sama. harus 18 meter. Oleh sebab itu harus sesuikan dulu ukuran itu kemudian melakukan pengerjaan termasuk pengurusan izin lainnya,” tandas Adnan.
Sementara itu Sekertaris Dinas PUPR Pemkot Kotamobagu, kepada media menyampaikan sikap tegasnya. “Jika surat teguran pertama tak diindahkan hingga pada surat teguran kedua dan ketiga, maka sanksi tegas tentu akan dilakukan untuk menegakan aturan, dan itu sudah akan melibatkan pihak Satpol-PP,” kata Sofyan hatam saat ditemui di ruang kerjanya. 
Ditambahkannya pula, baru kali ini ada kekeliruan terjadi ketika Alfamaret maupun Indomaret melakukan pembangunan mini marketnya. “Baru kali ini terjadi, sebelumnya tidak sebab semua sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” tukasnya.
Setelah adanya surat teguran yang dilayangkan itu, pihak Alfamaret maupun Indomaret untuk sementara masih menghentikan pengerjaan bangunan mini marketnya. (Yudi)
Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *