ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Perahu Pajeko di Perairan Serei

Bagikan Artikel Ini:
Foto : Humas Basarnas/Ferry Ariyanto


ARUSUTARA.COM, MINAHASA UTARA
– Tim SAR Gabungan bentukan BASARNAS dan UNIT SAR Sulut, berhasil menemukan 1 korban yang sebelumnya dinyatakan hilang, ketika Perahu Pajeko Sola Gratia yang dinahkodai Yoseph Pantulu, terbalik akibat dipukul gelombang tinggi dan diperkirakan sarat muatan.

Informasi yang berhasil dihimpun awak ARUSUTARA.COM, sebagaimana juga informasi yang disampaikan Steven Malonda,S.Sos, dari Unit SAR Sulut, Kepala Kantor BASARNAS Sulut, Budi cahyadi, dan Humas BASARNAS Sulut, Ferry Ariyanto, menyebutkan korban Refly Tulung warga Woloan Tomohon yang sebelumnya dinyatakan hilang saat Sola Gratia terbalik di perairan Serei antara Pulau Lihaga dan Pulau Gangga, akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan, kira-kira Pukul 07:00 WITA, Rabu 06 September 2017,  di perairan Serei.

Setelah ditemukan, jasad  korban lantas dievakuasi Tim SAR Gabungan menuju Puskesmas Mubune Kecamatan Likupang Barat, kemudian diserahkan ke pihak keluarga korban.

Diketahui pada Selasa 05 September 2017, terinformasi dari Humas BASARNAS dan UNIT SAR Sulut,  terjadi kecelakaan laut  diperkirakan Pukul 16.00 WITA,  di perairan Serei antara Pulau Lihaga dan Gangga Satu Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara Sulut.

Informasi tersebut disampaikan kembali oleh Steven Malonda, S.Sos, dari UNIT SAR Sulut, via WhatsUp kepada awak media ARUSUTARA.COM. Diberitakan, Selasa 05 September 2017, Pukul 15:00 WITA, perahu Pajeko bernama Sola Gracia dengan kekuatan mesin 40 PK dua buah yang dinakodai Yoseph Pantulu warga Gangga Satu dengan 2 ABK, bertolak dari Pelabuhan Munte.
Perahu tersebut bermuatan bahan bangunan berupa kayu balok 8 kubik dan papan lapis 4 kubik ditambah 10 penumpang. Unit SAR Sulut menyebutkan, berdasarkan keterangan lelaki Adi Patric Kuada warga Desa Gangga Satu via selular menjelaskan bahwa perahu naas tersebut bertolak dari Pelabuhan Munte, Pukul 15.00 WITA tujuan Pulau Gangga Satu. Diperkirakan pada Pukul 16.00 Wita, perahu tersebut dihantam gelombang dengan perkiraan ketinggian 3 meter diperairan Serei antara Pulau Lihaga dan Pulau Gangga Satu. Akibat pukulan gelombang itu, membuat perahu terbalik.

Mengetahui informasi laka laut tersebut, dengan berkendara  perahu Long Bech yang dinahkodai Roli Salindeho, dilakukan pertolongan dan berhasil menyelamatkan  8 penumpang yang terdiri dari para tukang asal Woloan, seorang nahkoda bernama  Yoseph Pantulu, dan 2 ABK. Sedangkan 2 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.
 
Pukul 17:00 WITA,  seorang penumpang yang dinyatakan hilang itu ditemukan di perairan Serei antara Pulau Lihaga dan Pulau Gangga oleh masyarakat Desa Gangga Satu. Penumpang tersebut bernama Didi Ngala. Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Sedangkan 1 penumpang lagi bernama Rafli Tulung, masih dinyatakan hilang.
 Pihak BASARNAS lantas membentu TiM SAR Gabungan dan akhirnya berhasil menemukan 1 korban lagi yang sebelumnya dinyatakan hilang, yakni Refli Tulung. (Ave069/Ave007/HmsSAR)

BERITA SEBELUMNYA :

Dipukul gelombang, Perahu Pajeko Sola Gratia Terbalik di Perairan Serei Minut

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *