ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Tak Fungsikan E-Tax, Izin Usaha Akan Dicabut

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemkot Kotamobagu, menegaskan kembali soal pemanfaatan mesin E-Tax kepada pengusaha Rumah Makan, Cafe, dan Hotel. Dikatakan Hamka Daun, pihak pengusaha Rumah makan, Cafe, dan Hotel wajib memperhatikan ketentuan berdasarkan regulasi yang ada agar tidak ada lagi yang mendapakan SP 1 akibat sengaja mencabut mesin E-Tax dalam melakukan transaksi.

Apalagi pihak BKAD Kotamobagu telah membentuk Tim Pemburu Pajak yang bertugas turun ke lapangan melakukan pengecekan ke sejumlah tempat dimana mesin E-Tax terinstal. DI Kotamobagu sendiri ada 25 lokasi yang dipasangi mesin E-Tax.

Hamka Daun selaku Kabid Pendapatan BKAD Kotamobagu juga menegaskan, bagi pemilik usaha yang sengaja mencabut E-Tax di tempat usahanya, sanksi tegas setelah 3 kali peringatan akan dikenakan yakni penutupan usaha.

Diketahui sejak pertengahan 2017 silam, mesin E-TAX telah diberikan secara cuma-cuma oleh BPKAD Kotamobagu kepada para pengusaha rumah makan. Namun di lapangan, ada beberapa yang sengaja tidak difungsikan.

Beberapa kali Kabid Pendapatan BPKAD Kotamobagu, Hamka Daun, kepada awak arusutara.com, mengatakan kalau Pemkot memberikan fasilitas E-Tax secara cuman- cuma kepada pemilik rumah makan dan beberapa tempat usaha lainnya di Kotamobagu, sebagai upaya transparansi dalam pembayaran pajak.

“Sayang sekali alat yang dibeli pemerintah dan diberikan secara cuma-cuma itu tidak digunakan sesuai fungsi dan tujuannya,” keluh Hamka.

Padahal, lanjut Hamka, E-Tax  justru memberi kontribusi dalam pembayaran pajak. “Kami akan memberikan surat peringatan pertama (SP1) kepada para pemilik rumah  makan yang enggan menggunakan E-Tax,” tegas Hamka.

Dari 25 E-Tax yang dipasang BPKAD, ada beberapa pemilik rumah makan yang  tidak memfungsikan. “Mereka sudah diberi surat peringatan. Selanjutnya jika tak mengindahkan, usaha mereka akan ditutup,” kata hamka.

Sedangkan 5 unit  E-tax di Hotel dan 3 di tempat hiburan, berdasarkan pantauan Tim Pemburu Pajak BPKAD Kotamobagu, semua difungsikan pengelola. (Kon/Yudi)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.