ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Laporan Si-Kemas, Sejumlah ASN Terjaring Razia Satpol-PP

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU – Kamis 02 Agustus 2018, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kotamobagu tergaruk razia Satpol-PP setelah adanya laporan dari Si-Kemas tatkala melihat para pamong ini sedang berada di dalam Kantin saat jam kerja.

Si-Kemas atau Sistem Keluhan Masyarakat sendiri adalah aplikasi resmi dari Pemkot Kotamobagu yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu. Salah satu fungsi utamanya adalah sebagai sarana informasi atau keluhan yang datang dari masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan terkait disiplin ASN.

Setelah Satpol-PP mendapat keluhan dari Si-Kemas, sesuai data keluhan yang masuk, tim langsung bergerak menuju lokasi yang disebutkan, dan menjaring sejumlah ASN yang kedapatan sedang berada di dalam Kantin saat jam kerja masih sedang berlangsung.

“Mereka (ASN) kedapatan sedang berada di dalam kantin saat jam kerja masih berlangsung. Ini juga berdasarkan laporan warga melalui aplikasi Si- KeMas, sehingga hari ini beberapa ASN berhasil kami jaring dalam razia,” kata Kasat Pol PP Kota Kotamobagu, Dolly Zulhadji.

Lebih lanjut dikatakan, sejumlah ASN yang terjaring razia ini akan dilaporkan ke pimpinan masing-masing untuk diberikan sanksi.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Pemkot Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, menegaskan bahwa ASN yang kedapatan berada di luar kantor saat jam kerja, misalnya berada di dalam kantin, akan diberikan sanksi tegas.

Sanksi tersebut, terang Sahaya, berupa pemotongan TPP meski tidak menutup kemungkinan ada sanksi lain menyangkut profesi yang bisa diberikan pihaknya.

Melalui kejadian ini, Sahaya menghimbau tegas agar setiap ASN lebih bertanggung-jawab, disiplin terhadap jam kerja, dan senantiasa bekerja sesuai jam yang sudah ditetapkan. “Saya kembali ingatkan agar ASN wajib menjalankan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya. Ayo tegakan displin dan etos kerja sebaik-baiknya sesuai ketentuan. Bukankah jam untuk beristirahat dan jam kerja sudah diatur. Jadi, jangan ada lagi yang coba-coba melanggar aturan,” tandas Sahaya. (Yudi)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.