ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Masberto dan Komunitas Punk Sulut, Galang Dana Untuk Korban Gempa Lombok

Bagikan Artikel Ini:

 

ARUSUTARA.COM, MANADO – Tak hanya larut dalam urusan seni merajah tubuh, sekelompok seniman tato dari Manado dan sejumlah daerah di Sulawesi Utara termasuk dari Provinsi Gorontalo, berkumpul di depan kompleks Kawasan Mega Mas, tepatnya di Jalan Piere Tendean depan IT Center, menggelar aksi penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok.

Namun ternyata tak hanya para seniman dan pecinta tato yang ikut menunjukan kepeduliannya terhadap sesama yang tengah ditimpa bencana. Sekelompok pemuda yang diketahui tergabung dalam komunitas Punk Sulawesi Utara, ikut pula bergabung dalam aksi penggalangan dana tersebut, termasuk dukungan dari para seniman jalanan. 

Sembari membentangkan spanduk, para Masberto (Masyarakat Bertato), seniman jalanan, dan komunitas Punk ini, ikut menghibur para pejalan kaki yang lewat dengan lagu-lagu bertema persatuan dan kepedulian terhadap sesama, tak terkecuali lagu-lagu beraliran punkrock dan sebuah tembang berjudul Luka Kita dari Marjinal yang cukup populer di kalangan komunitas Punk

“Beberapa teman asal Kota Gorontalo yang sedang berkunjung di scene Punk Manado, turut bergabung dalam penggalangan dana for Lombok ini. Begitupun yang dari Sanger, Bitung, Minahasa, dan Kotamobagu,” kata Hanggara Eka Putra atau biasa disapa Anggaenak, salah seorang seniman tato sekaligus tergabung pula dalam scene Punk asal Kotamobagu.

Ide penggalangan dana ini, lanjut Anggaenak, sebenarnya sudah direncanakan sejak gempa terjadi pertama kalinya di Lombok. Namun karena kesibukan kawan-kawan, penggalangan dana nanti dilaksanakan Senin 13 Agustus 2018, sore tadi hingga menjelang malam.

“Ini bukan latah-latahan atau ikut-ikutan, tetapi ini sudah niatan kami sejak dari awal, namun baru terealisasi hari ini,” kata Anggaenak kepada awak ARUS UTARA.

Ia menuturkan pula ide dan inisiatif dari Mixel Aze seorang seniman tato di Sulut yang membuat group Facebook dan WhatsApp beranggotakan para Masberto, Punkers, dan Skinhead di Sulawesi Utara terkait penggalangan dana yang akhirnya berlangsung sore tadi.

Mewakili kawan-kawannya, kepada awak media, Anggaenak menyampaikan ungkapan terima kasih kepada warga Kota Manado yang telah menyisihkan uangnya untuk korban gempa Lombok. Bahkan diantara pejalan kaki yang lewat, ada juga turis asing yang ikut menyisihkan uangnya.

“Kami menyampaikan ungkapan terima kasih tak terhingga kepada warga Kota Manado dan para penyumbang yang sudah menyisihkan sebagian uangnya untuk korban gempa Lombok,” kata Anggaenak. “Ini adalah contoh kepedulian, persatuan, dan solidaritas antar sesama anak bangsa yang masih terjalin,” tandasnya.

Nantinya hasil penggalangan dana yang terkumpul dengan jumlah Rp. 2.708.700 ini, terang Anggaenak, akan segera ditransfer agar dapat langsung digunakan para korban gempa. Ia juga menyampaikan kalau masih terbuka peluang kepada anggota komunitas yang tergabung dalam grup Whatsapp dan Facebook untuk memberikan partisipasinya sebelum hasil penggalangan dana dikirimkan. (Uwn)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.