ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Dicoret Sebagai Caleg, Titin Akan Laporkan KPU ke Bawaslu

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM, BOLMONG – Kristina Sri Rezeki Mokodongan,SE alias Titin Caleg Partai Amanat Nasional (PAN) Bolaang Mongondow (Bolmong), bereaksi atas dikeluarkannya Keputusan KPU Bolmong nomor 81/PL.01.4-Kpt/7101/KPU-Kab/I/2019, tentang Perubahan Kedua Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow pada Pemilihan Umum Tahun 2019.

Pasalnya, dalam lampiran Keputusan tertanggal 31 Januari 2019 tersebut, nama Titin dicoret sebagai Caleg PAN Nomor Urut 1 di Dapil III Bolmong. Salah satu yang menjadi alasan KPU Bolmong dalam melakukan pencoretan, Titin dianggap Tidak memenuhi Syarat (TMS) karena merupakan mantan narapidana narkoba.

“Saya sudah diplenokan KPU Bolmong lolos sejak DCS (Daftar Calon Sementara). Artinya berkas pencalonan saya sudah memenuhi syarat. Selanjutnya pada tahapan berikut,  KPU Bolmong juga sudah menggelar pleno penetapan DCT (Daftar Calon Tetap), dan nama saya juga sudah lolos. Artinya, baik pada tahapan DCS maupun pada tahapan DCT, saya memenuhi syarat alias lolos pencalegan. Dan itu ditetapkan lewat rapat pleno KPU. Tapi kok setelah tiga bulan berjalan sejak lolos DCT,  saya dicoret dari pencalegan dengan alasan saya adalah mantan narapidana narkoba,” kata Titin, Jumat 01 Februari 2019.

Menurutnya, KPU Bolmong harus jeli melihat Undang-Undang Pemilu maupun PKPU. Karena sejauh ini, kata Titin, yang tidak diperbolehkan mencaleg atau bisa dicoret sebagai caleg setelah mendapat keputusan hukum tetap oleh pengadilan, adalah narapidana bandar narkoba dan kekerasan seksual terhadap anak.

“Saya kan bukan mantan narapidana bandar narkoba melainkan mantan narapidana penyalahguna narkoba untuk diri sendiri, sebagaimana dalam putusan pengadilan,” kata Titin berterus terang. “Ini coba lihat amar putusan terhadap saya, apakah tertera disitu bahwa saya diputus bersalah sebagai bandar narkoba? kan tidak?” ketusnya sembari memperlihatkan isi amar putusan Pengadilan Negeri Kotamobagu nomor 260/Pid.Sus/2018/PN Ktg. “Bandar dan penyalahguna itu kan jelas berbeda sekali pengertian maupun maknanya,” tandas Titin.

“Sekali lagi saya umumkan kepada masyarakat luas bahwa saya bukan mantan napi bandar narkoba, tetapi jujur saya sampaikan melalui media ini bahwa, saya adalah mantan napi penyalahguna narkoba untuk diri sendiri,” pungkas Titin sembari menegaskan bahwa dirinya akan melaporkan Keputusan KPU Bolmong ini ke Bawaslu Bolmong untuk diproses sebagai laporan sengketa pemilu 2019.

Dicoretnya Titin dari pencalegan, diketahui setelah KPU Bolmong melayangkan Keputusan secara resmi ke DPD PAN Bolmong. Terkait Keputusan tersebut, Musli Manoppo,SIP selaku ketua DPD PAN Bolmong saat dimintai tanggapan mengatakan bahwa pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu isi Keputusan tersebut. Jikapun nantinya ditemukan ada kejanggalan, Musli mengatakan akan membawanya ke Bawaslu.

“Kami akan pelajari dulu, jika ditemukan kejanggalan, akan kami bawa ke Bawaslu untuk disengketakan,” tandas Musli. (Um/Tim)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.