ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Dari Pentas Seni Avestaria Mini Expo 2019

Bagikan Artikel Ini:
Lamp of Bottle, band komunitas dari Airmadidi saat mementaskan sampah plastik lewat musikalisasi puisi di AME 2019

ARUSUTARA.COM, MANADO – Rabu 23 Mei 2019, sejumlah band indie dan komunitas lingkungan hidup, tampil penuh kesan dalam acara Avestaria Mini Expo tahun 2019 (AME 2019). Penampilan sejumlah band ini adalah bentuk dukungan terhadap kegiatan AME 2019 yang diselenggarakan Mapala Avestaria FISPOL Unsrat Manado dalam rangka menyambut ulang tahunnya ke 45 yang jatuh pada 28 Mei nanti.

Ampow +18
Ampow +18

Lamp of Bottlle, band komunitas yang diketahui kerap terlibat dalam gerakan terkait isu-isu lingkungan di Sulawesi Utara, tampil memukau lewat musikalisasi puisi yang berjudul sampah plastik, dilanjutkan dengan 5 lagu yang semuanya bertema lingkungan. Demikian juga penampilan Ampow +18, band dari Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang membawakan tembang bertema lingkungan dari Slank diantaranya Hutanku Gak Prawan Lagi dan Lembah Baliem.

Erick Gonibala, vokalis Ampow +18, kepada awak media menyampaikan rasa bangganya terhadap kegiatan AME 2019. Menurutnya, apa yang dilakukan Mapala Avestaria kaitan dengan isu lingkungan, adalah sebuah kewajiban untuk didukung. “Kami jauh-jauh datang dari Boltim bersama kawan-kawan dari Kotamobagu untuk mensuport AME 2019 yang dilaksanakan anak-anak Avestaria. menurut saya ini kegiatan yang wajib diikuti. Makanya kami datang kemari. Terlebih Avestaria membuka ruang bagi kelompok musisi atau band komunitas untuk menyuarakan keresahan-keresahan yang dimiliki terkait isu lingkungan lewat panggung kesenian,” kata Erick sembari senang ketika ia dan kawannya Billy turut mendapat dukungan dari Haris Kiki Van Gobel di posisi lead melengkapi pertunjukan mereka.

Manifesto Marhaen

Orange Band, yang merupakan band dari Depot Seni FISPOL Unsrat, turut pula membawakan beberapa lagu dalam memeriahkan AME 2019 dan mendapat apluse meriah para pengunjung AME 2019.

Selanjutnya, Manifesto Marhaen band asal Kotamobagu tampil mementaskan musikalisasi puisi bertema lingkungan dan beberapa buah lagu termasuk lagu yang mereka ciptakan untuk mengenang kawan mereka di ANTRA Daseng Manado, yang mereka sebut sebagai rumah nelayan terakhir di Teluk Manado.

Ketua Mapala Avestaria, Yuan Ticoalu, didampingi Ketua Panitia AME 2019, kepada awak media menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam AME 2019. “Rasa terima kasih kami yang mendalam kepada pihak-pihak yang terlibat dan memberikan kontribusinya baik tenaga, pikiran, dan materi dalam kegiatan AME 2019 ini,” ungkap Yuan. (069)

Berita Terkait :

  1. Avestaria Mini Expo Resmi Dibuka Walikota
  2. Sambut HUT ke 45,  Mapala Avestaria Gelar Talk Show dan Sejumlah Acara Menarik

 

 

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.