Hari Ini Pemdes Passi Kucurkan Dana BLT

Bagikan Artikel Ini:
FOTO : Penerima BLT sedang mengantri. Nampak pengaturan kursi dengan menjaga jarak dan pembatasan jumlah yang hadir serta kewajiban memakai masker

ARUSUTARA.COM, BOLMONG – Pemerintah Desa Passi, hari ini Senin 04 Mei 2020, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada masyarakatnya. Disampaikan Sangadi Passi, Delianto Bengga, BLT ini dikucurkan mengikuti serentetan regulasi yang sudah terbit, diantaranya Peraturan Menteri Keuangan nomor 40/ tahun 2020 tertangal 20 April 2020, yang mengharuskan Pemerintah Desa wajib menganggarkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa ( DD), Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 3 tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Desa melalui APBDes, Permendes No. 6 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permendes dan PDTT No. 11/2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020, PMK No. 40/PMK.07/2020 tentang Perubahan atas PMK No. 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa, termasuk Perpu Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019, dan peraturan lainnya termasuk yang dari Kemensos dan Kemendagri.

Untuk Desa Passi, lanjut Delianto, ada 80 Kepala Keluarga yang menerima BLT. “Semuanya akan disalurkan hari ini,” kata Sangadi saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan penyaluran BLT.

“Daftar ini sudah sesuai keputusan dalam Musdes dengan memperhatikan mekanisme yang diterbitkan kementerian terkait,” tambahnya.  Salah satu yang menjadi fokus perhatian dalam pendataan calon penerima BLT, terang Sangadi, adalah tidak terdaftar dalam program PKH, BPNT, maupun Bansos lainnya. “Jadi kepala keluarga yang sudah terdaftar sebagai penerima bantuan dalam program PKH, BPNT atau program bantuan lainnya, sudah tidak bisa didata lagi sebagai penerima BLT,” terangnya.

Setiap penerima BLT DD mendapat kucuran dana sebesar Rp. 600 ribu per bulan dan akan dibayarkan hingga 3 bulan ke depan.

Selanjutnya dari segi kebijakan sebagaimana yang diturunkan pemerintah pusat, Sangadi turut menginformasikan, bagi Desa penerima DD dengan pagu dibawah Rp 800 juta, bisa mengalokasikan BLT sebanyak 25 persen dari anggaran yang diterima. Sedangkan bagi Desa yang mendapat pagu di atas Rp 800 juta bisa mengalokasikan 30 persen, dan pagu diatas Rp1,3 miliar 35 persen.

Penyaluran BLT – DD di Desa Passi menerapkan kebijakan social distancing. Pengaturan kursi dibuat berjarak dan penerima diwajibkan menggunakan masker. Pemerintah Desa juga menyiapkan wadah untuk cuci tangan di pintu masuk.

Camat Passi Barat, Marief Mokodompit, hadir membuka kegiatan penyaluran tersebut bersama Kapolsek Passi, Danramil, Pendamping Desa, tak lupa pula Sutarsi Mokodompit,S.Pt yang merupakan Ketua Komisi III DPRD Bolmong.  (redaksi/u69/wd)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.