bener koran TAHUN INVESTASI ok (1) - Copy banner-kpu
ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Serba Serbi Cinta

Bagikan Artikel Ini:

Tentang Cinta

SELAMAT malam semua. Sudah tarawih belum? Oh, sudah ya. Baguslah kalo begitu. Ketukar gak sendalnya? Apa? Gak pake sendal? Hm, jangan becanda dong. Untuk tulisan kali kedua di ARUS, saya mau serius nih.

Tapi, yah. Susah memang kalo mau serius nulis artikel di ARUS. Bawaannya pengen becanda mulu. Baiklah, saya mulai saja ya. Kali ini saya mau nulis tentang sesuatu yang cool. Cukup dibaca kul. Jangan cool dengan bunyi ce. Tapi cool dengan bunyi ka, sehingga jadi kul. Ini sengaja. Sebab sudah tahu kan, huruf C, O dan L, itu kalo di Manado atau di Kotamobagu, akan dengan mudah diplesetkan menjadi *teeettt* (sensor). Kota sekecil ini memang dihuni banyak tukang poleke alias tukang buli.

Oh, ya. Saya termasuk orang yang kul. Tak usah kalian sambung jadi kul-kas. Itu materi yang sudah lama usang dan tak ada apa-apanya lagi. Terlebih di bulan puasa. Meski kulkas selalu jadi idaman setiap umat yang berpuasa. Tak percaya? Saya yakin ada pembaca yang baru membuka kulkas sebelum memelototi tulisan ini.

Jadi, pada kesempatan ini, saya sebenarnya mau mengisahkan apa?

Tepat sekali pertanyaannya. Sehingga betullah sudah omongan para ahli yang mengatakan, generasi jaman android seperti sekarang ini, gak suka basa-basi dan cenderung mengutamakan kecepatan. Generasi kekinian yang anti lelet. Suka yang cepet-cepet. Bila perlu untuk bikin kopi, cukup tekan klik New lalu Enter. Jadilah kopi. Semacam keinginan untuk menyaingi Kunfayakun.

Oke. Langsung saja kalau begitu. Malam ini, saya tertarik membahas soal  cinta. Ya, C.I.N.T.A. seperti kata D’Bagindas. (Ayo, sama-sama kita nyanyikan; ce,i, en, te, a).

Hm, siapa sih yang nggak kenal Cinta? Tukang batu akik di Adampe Dolot aja tahu kok apa itu Cinta. Meski belum pernah mempraktekkan cara nembak orang yang dicintai dengan memberinya batu akik (jangan batu jahanam karna nanti disalah-artikan).

Cinta itu aneh. Selain itu ia juga multi tafsir. Demikian pendapat pribadi saya. Sekarang, mari kita coba main-main dengan memberi awalan “ber” pada kata cinta. Apa jadinya? Hm, masih menimbulkan debat soal arti kata “bercinta” bukan? Berarti multi tafsir toh?

Cinta juga semacam rasa kentut. Ditahan bakal nyakitin, jika dilepas, malu-maluin. Kecuali jika kita lihai menyimpan rasa kentut itu, atau tahu betul bagaimana kiat-kiat membuang kentut dengan cara paling senyap, namun tetap elegan. Dan yang terpenting, tanpa menimbulkan suara barang sucuil pun.

Lantas bagaimana dengan cinta di mata dedew-dedew? Ah, bagi mereka, cinta itu udah kayak Bentor. Banyak yang lewat, tapi belum tentu mereka mau. Sekalipun sopirnya memakai batu akik, seperti yang pernah dipamer-pamerkan Sigidad, saat bertemu para pengelola media ini, akhir pekan kemarin. Sedangkan cinta bagi mereka yang hubungannya barusan kandas, cinta itu ibarat mimpi basah yang selalu menyisakan bekas.

Oh,ya, ada pembaca yang jomblo?  Hm, hari gini masih jomblo? Sama dong dengan penulis. Makanya, kita kudu rajin-rajin tarawean. Siapa tahu ada benih-benih cinta bersemi dari kubah masjid. Baguslah supaya ada jawaban di hari lebaran ketika sanak saudara bertanya; kapan ini, kapan itu, kapan-kapan dan kapan-kapan lainnya (salah nyebut, bisa jadi kain kafan/ maksudnya kapan kawin?)

Tapi, jika sudah berusaha dan masih tetap sendiri di malam minggu, tak usah diambil pedih sembari mengutuk diri. Bersolo karir di malam minggu, itu bukanlah perbuatan pedih. Sebab yang pedih itu adalah ditinggal pergi oleh si pemberi hati dan batu akik yang justru lari ketika wujud sudah *teeeettt#sensor* sambil berdiri di tepi dipan malam pertama.

Jadi kita harus tanamkan betul kesadaran paling radikal bahwa, jomblo itu  bukan karena kita nggak laku, melainkan nggak ada aja yang mau. Oopppsss..!! @ 267(##2( 28a5$%^%3 SALAH! Maksudnya, kita aja yang terlalu mahal dengan menetapkan kriteria-kriteria yang sudah berkali-kali (bahkan) menetapkan diskon hingga 70 % (Waddawwww….##@^^&*^*&(*##@@4 SALAH LAGI!!

Tapi menurut saya, pacaran itu memang lebay. Baru aja rencana mau nembak pasangan, sudah pake siasat dan strategi aneh-aneh karena gengsi dianggap mainstream. Misalnya, ada yang pake spanduk segala, ngikutin tayangan macam di tipi berapa tahun lalu itu, saat kita masih SMA.

Supaya terkesan cintanya suci, spanduk itu harus putih, sehingga tulisan I LOVE YOU lengkap dengan buah dada hati berwarna merah jambu, tertera di atasnya sebagai tinta dan tanda cinta yang mentereng. Pas tembakannya diterima, dan buru-buru spanduk di lepas, eh baru ketahuan, ternyata itu spanduk bekas Caleg. Hm,parah nian!

Itu baru rencana nembak. Bagaimana kalau sudah jadian? Lini masa fesbuk dan bebekiyah jadi media proclaimed status hubungan dari Lajang menjadi Bertunangan.

Lalu di bebekiyah (BlackBerry Messenger), tertera status samping dengan aneka rupa nama dan emoticon. Harus diproklamasikan memang. Seolah-olah hari jadian itu adalah hari pembentukan kemerdekaan suatu bangsa yang membentuk negara merdeka. Kenapa gak skalian aja bikin panitia semacam BPUPKI dan tercatat dikurikulum pendidikan sebagai buku PSPB.

Tapi coba aja pas giliran datang masalah, meski cuma salah paham gara-gara batu akik. Status hubungan di fesbuk langsung berganti Single. Atau beruntunglah sebab masih digantung dengan status hubungan Rumit.

Sedangkan di bebekiyah, dari sebait nama lengkap dengan emoticon buah dada hati sebagai status samping, tiba-tiba berubah jadi Available, atau ada penekanan lewat tulisan Sibuk, dan yang terbrutal adalah Availancuk. Ekhuu…!!

Coba sekali-sekali, jangan cuma berani sama pacar. Misalnya, ketika ada masalah dengan keluarga atau orang tua, status hubungan keluarga di medsos sekalian aja diganti  Yatim (jika bermasalah dengan Nyokap). Atau Piatu jika lagi ngambek sama Bokap. Dan Yatim Piatu jika bermasalah dengan keduanya. Berani nggak?

Karena saat lagi menulis artikel ini, ada calon pacar yang sepertinya mulai ngajak ngadet (doakan ya), terpasa harus segera saya akhiri pembahasan kita.

Sebelumnya, pesan khusus saya kepada cowok-cowok  yang sudah punya pacar, bersyukurlah dan jangan pernah bikin cewek kalian nangis. Air mata cewek itu mahal bro.

Bayangin aja kalau cewek nangis,  bukan hanya bedak dan maskara mahalnya itu yang bakalan luntur coy?  Tapi hatinyaaa……. aduh teganya kalian cabik-cabik dengan cara mengumbar janji palsu mau mengawini dia, tapi buru-buru lari sebagai pengecut bersama wanita lain yang baru kenal kemarin.

Cowok macam begitu bukan cuma cocok dijadiin status samping, dari loveyoufull, jadi Availancuk! Tapi yang paling pantas bagi tipe cowok macam begini adalah: Availheadoff. Apa itu Availheadoff, silahkan, pembaca saya beri mandat secara bebas merdeka untuk mengartikannya. Tapi saya yakin, pembaca dari wilayah Kotamobagu sudah tak asing dengan ini. Bolmut juga begitu. Hehe.

Penulis : Erwin Damopolii

erwin
Pernah manggung di Stand Up Comedy Manado Town Square, pria penuh cinta dan cita-cita

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *