ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Nafas Terakhir di Istana Tambun

Bagikan Artikel Ini:

Yudi Puisi Maleo

Dan nyanyian nestapa itupun semakin jauh ku dengar
Nyanyian nestapa yang merindu dalam gelora pendam si kelana

Aku hilang di antara embun rimba,
bersama kelepak Spizaetus Lanceolatus

Masih ku samar sisa pijak kaki Megapodamu di Istana Tambun
Karena hati gundah, mengharap tarianmu
Seperti harapan pada nyanyianmu

Ah! Cengkokmu Maleo….Cengkokmu – ada tarian pula

Tarian yang meniupkan kehidupan baru bagi rimba lestari
Tarian yang menciptakan habitat baru bagi genusmu
Bagi hutan kita…..bagi negeri ngeri yang kerap meneror hidupan liarmu
Bagi anak-anakku nanti yang hanya mendengar dari dongeng bapaknya di malam mimpi

Masih ku samar cengkok dan tarianmu
Pada dongeng mimpi untuk anak-anak ku
pada dingin yang menggores Tambun malam ini

Yoedi
09.25 PM

3 Maret 2016

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *