bener koran TAHUN INVESTASI ok (1) - Copy banner-kpu
ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Pohon Ditebang, Forum Komunitas Hijau Mengancam Boikot Program Piala Adipura

Bagikan Artikel Ini:
Nampak pohon peneduh di Jln.Rambutan Kota Gorontalo, terpaksa ditebang demi pelebaran jalan
Nampak pohon peneduh di Jln.Rambutan Kota Gorontalo, terpaksa ditebang demi pelebaran jalan

ARUSUTARA.COM, GORONTALO – Komunitas Selokan dan Forum Komunitas Hijau Kota Gorontalo, kepada ARUS UTARA, menyampaikan akan memboikot Piala Adipura Kota Gorontalo untuk tahun 2017 mendatang. Dikatakan Rully Lamusu, dari Komunitas Selokan, pemboikotan ini dilakukan karena kekecewaan mereka atas tindakan Pemerintah Kota Gorontalo, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum, yang melakukan penebangan pohon peneduh di Jalan Rambutan Kelurahan Dungingi Kota Gorontalo.

“Komunitas Selokan dan Forum Komunitas Hijau yang diketuai Rahman Dako, akan memboikot piala Adipura untuk tahun 2017 mendatang. Kami kecewa dengan keputusan Pemerintah Kota melalui Dinas PU yang menebangi pohon-pohon peneduh di sepanjang Jalan Rambutan,” kata Lamusu kepada awak media via ponsel, Sabtu 03 September 2016.

Ia menambahkan, selama ini komunitas dan aktivis lingkungan di Kota Gorontalo turut memberikan sumbangsihnya dalam membantu dan mendukung program pemerintah terkait pelestarian lingkungan, tapi yang terjadi saat ini justru sebaliknya.

Menurut Lamusu, terkait keputusan menebang pohon itu, pemerintah beralasan itu dilakukan demi percepatan pembangunan dan penyerapan anggaran terkait pelebaran jalan, sehingga pohon peneduh jalan terpaksa di tebang.

“Alasan pemerintah demi pembangunan, yakni terkait pelebaran jalan. Nah, ini kan bertentangan dengan program pelestarian lingkungan yang selama ini sering digaungkan. Akhirnya pohon peneduh jalan yang dijadikan korban,” ketusnya.

Rahman Doko, Ketua Forum Komunitas Hijau Kota Kota Gorontalo, menambahkan kalau keputusan terkait penebangan pohon peneduh jalan sudah yang ketiga kalinya dilakukan Pemerintah Kota melalui instansi terkaitnya.

“Ini sudah yang ketiga kalinya. Seharusnya terkait pelerstarian alam dan lingkungan, Pemerintah Kota harus hati-hati dan tidak sembarangan mengambil keputusan,” kata Rahman.

Pihaknya mengaku sangat menyesesalkan keputusan pemerintah yang dianggapnya gegabah dan cari gampang. “Janganlah mengambil keputusan gegabah dan terkesan gampang,” kata Rahman melalui sambungan ponsel ke ARUSUTARA.COM.

Ditambahkan Rahman kalau saat ini pihaknya sedang berkonsolidasi dengan segenap elemen yang ada di Kota Gorontalo, terutama organisasi yang concern terhadap persoalan lingkungan untuk menyikapi keputusan tersebut. Mereka bahkan mengancam akan memboikot program Piala Adipura di Kota Gorontalo untuk tahun mendatang, jika pemerintah tidak menghentikan pembabatan pohon peneduh di tepi jalan. (Kont/Rul/Uwin)

BERITA TERKAIT :

Dinas PU : Kami Minta Maaf Kepada FKH

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *