bener koran TAHUN INVESTASI ok (1) - Copy
ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Jelang Natal Angkutan Darat Akan Dimonitoring

Bagikan Artikel Ini:
Hendra Makalalag, Sekretaris Dishubparkominfo Kotamobagu
Hendra Makalalag, Sekretaris Dishubparkominfo Kotamobagu

ARUSTARA.COM, KOTAMOBAGU – Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Menteri Perhubungan RI mengeluarkan Instruksi dan Surat Edaran Nomor 36 Tahun 2016, tentang Monitoring Angkutan Natal 2016 dan  Tahun baru 2017.

Sebagai tindak lanjut edaran tersebut, Dinas Perhubungan Kotamobagu akan melakukan monitoring armada angkutan di Kotamobagu dalam kepentingan Natal dan Tahun Baru.

Disampaikan Hendra Makalalg, Sekrterais Dishubkominfo Kotamobagu, angkutan Natal 2016 dan Tahun baru 2017, akan dimonitoring kesiapannya mulai 18 Desember 2016  hingga 9 Januari 2017.

Hendra menambahkan,  pihaknya juga akan bekerjasama dengan pihak terkait dalam hal ini Satlantas Polres Bolmong.

“Kami akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Bolmong terkait monitoring kesiapan armada Natal dan Tahun Baru 2017.

Hendra lantas menguraikan , koordinasi yang akan dilakukan meliputi hal-hal sebagai berikut ; 

  1. Pembuatan Posko Pelayanan Angkutan Natal dan tahun Baru 2017 di tempat strategis sesuai situasi.
  2. Wajib Melakukan pemeriksaan kendaraan yang memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan dilengkapi fasilitas tanggap Darurat.
  3. Melibatkan instansi terkait mulai dari TNI-POlRI, Satpol-PP, Dinas PU, dan instansi terkait lainnya yang berhubungan dengan kegiatan yang dimaksud.
  4. Seluruh kegiatan yang dilaksanakan dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2017, akan dilaporkan Kepada Mentri Perhubungan, melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara.

Sebelumnya pada tanggal 13 Desember 2016, Dishubparkominfo Kotamobagu sudah mulai memonitoring lokasi kawasan tertib lalu lintas rawan kecelakaan. Dilakukan pula survey adapun surfey lapangan yakni terminal Bonawang dan Terminal Serasi mulai dipantau tingkat volume kendaraan yang ada.

Dishubparkominfo akan mengecek setiap angkutan di terminal-terminal keberangkatan terkait kesiapan kendaraan. Angkutan yang dianggap layak jalan adalah harus dilengkapi fasilitas tanggap darurat. Mulai dari Kotak P3K, Pemadam Api, dan fasiltas tanggap darurat lainnya. “Semua itu demi kenyamanan perjalanan dan keselamatan penumpang,” kata Hendra..

Selain itu, lanjut Hendra, pihaknya juga akan mengecek teknis angkutan. Mulai dari Ban kendaraan, apakah layak jalan atau tidak. Begitupun instrumen berupa lampu penanda. (Yudi) 

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *