bener koran TAHUN INVESTASI ok (1) - Copy banner-kpu
ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

PPA Id 226 Totabuan : Stop Kekerasan Terhadap Anak

Bagikan Artikel Ini:


ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU –  
Selasa, 28 febuari 2017, diadakan aksi solidaritas oleh Pusat Pengembangan Anak (PPA) Id 226 Totabuan, yang berlangsung di simpang empat kampus Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK).

Dalam aksi tersebut, sejumlah anak berbagai umur ikut terlibat. Mereka membentangkan spanduk berisi pesan kampanye anti kekerasan terhadap anak, meliputi stop kekerasan secara fisik, psikis, eksploitasi, dan seks. Sejumlah sticker bahan kampanye anti kekerasan terhadap anak, turut juga dibagikan. 

David Kapugu, penanggung jawab PPA id 226 Totabuan dan bertindak pula selaku koordinator aksi tersebut, mengatakan kepada awak ARUSUTARA.COMaksi yang mereka lakukan murni sebagai bentuk keresahan terkait kekerasan terhadap anak.

“Ini adalah murni sebagai bentuk kampanye kepada kita semua agar kekerasan terhadap anak dihentikan,” katanya. Ditambahkan oleh David, selain sebagai bentuk kampanye, aksi tersebut merupakan program PPA id 226 Totabuanyang bertujuan pula untuk mengembangkan spiritual anak, fisikal anak, intelektual anak, dan sosial emosi.

“Kita juga punya program untuk memberikan edukasi terhadap anak. Tujuan khususnya pula adalah, pesan agar anak-anak memang selayaknya diperhatikan tak hanya oleh orang tua, melainkan pula orang dewasa,” urai David.

Ia menambahkan, PPA juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran  masyarakat terkait hak anak-anak yang kadang terabaikan. “Hak untuk bermain misalnya, itu merupakan pula hak mereka selaku anak. Terkadang terjadi ekploitasi terhadap anak misalnya, usai sekolah si anak justru dipaksa untuk bekerja, atau malah disuruh berhenti sekolah dan disuruh bekerja,” urainya.

Sity Irawati Gilalom dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemerintah Kota Kotamobagu, yang turut memantau jalannya aksi kampanye tersebut, mengatakan kalau Pemkot sangat mendukung kegiatan tersebut yang menurutnya merupakan bentuk kampanye dan sosialisasi.

“Apalagi Pemkot sudah mencanangkan bahwa di tahun 2017 ini Kotamobagu adalah Kota layak anak,” katanya. (Yudi)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *