ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Rujak Manis Mama Angga

Bagikan Artikel Ini:

SEJAK pagi, Mama Angga, demikian kami biasa menyapa Ibu beranak 5 ini, sudah sibuk di dapur. Ada buah-buahan segar tergelar di sana menunggu sentuhan tangannya. Buah-buahan itu diolahnya menjadi rujak dengan bumbu yang diracik sedemikian rupa. Rujak Manis Mama Angga. Demikian ia menamakan jualannya itu.

Siang hari, Mama Angga mulai menaruh meja ukuran kecil di depan rumahnya yang berhadapan dengan Sekretariat Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Passi Barat. Di meja itu Rujak Manis ia jajakan kepada pembeli.


“Kemarin rujak saya habis diborong Ketua PPK karena ada tamu dari Kabupaten yang datang,” kata Mama Angga ketika kebetulan saya mampir depan rumahnya meminjam korek.
 

Memang sejak Sekretariat PPK Passi Barat mulai sibuk beraktivitas oleh hajatan Pilkada, pelanggan Rujak Manis Mama Angga  bertambah.

“Hampir setiap hari banyak orang yang berkumpul di Sekretariat PPK. Mereka suka datang membeli rujak manis saya,” kata Mama Angga.

Semenjak dagangan Mama Angga laris manis, saya senantiasa menemukan keceriaan tergambar di wajahnya.  Lima anaknya semua mendapat jatah jajan ke sekolah. Momen Pilkada memang melahirkan peluang dan keuntungan tersendiri bagi siapa saja yang hendak berusaha.

Tak hanya personil PPK yang menjadi pelanggan Rujak Manis Mama Angga. Tim sukses kandidat yang bertarung di Pilkada sering pula memborong dagangannya. Mentraktir warga sekitar untuk memupuk simpati. Setiap hari senyum Mama Angga senantiasa mengembang. Setiap hari pula ia meraup untung.

Tanggal pencoblosan tiba, Rabu 15 Februari 2017. Usai pencoblosan di TPS dan proses penghitungan suara tingkat KPPS selesai, sehingga kotak suara di masing-masing TPS mulai di boyong ke Sekretariat PPK, maka lingkungan sekitar Mama Angga berjualan kian sibuk dan ramai dipadati orang-orang. Regu kepolisian yang bersiaga mengamankan kotak suara,personil PPS dan Saksi Pasangan Calon Bupati di seluruh Desa yang berdatangan untuk mengikuti Rapat Pleono Rekapitulasi Perolehan Suara, para undangan dan pihak-pihak berkepentingan, semua itu menjadi berkah bagi Mama Angga. Ia bahkan sampai kewalahan memenuhi permintaan pembeli yang membludak. Rujak Manis jualannya laku tak bersisa.   Mama Angga sumringah, meraup untung di tengah kesibukan Pilkada.   

Tanggal 
18 Febtuari Rapat Pleno tingkat Kecamatan berakhir sudah. Siang itu pintu Sekretariat PPK Passi Barat dikunci rapat-rapat. Para personilnya sudah selesai bertugas dan butuh istirahat setelah kelelahan menjalankan tugas. Kotak Suara sudah dibawa pihak kepolisian ke Kantor KPUD Kabupaten.

Siang itu saya duduk di bangku dimana dagangan Mama Angga digelar. Tak jauh di sebelah saya, nampak suaminya sedang berjaga menanti pembeli. Suasana nampak sepi. Rujak Manis yang tergelar di atas meja belum berkurang. Biasanya jam-jam begini, Mama Angga sudah menambah stok dari dapur setelah dagangan ludes terjual.

Saya memandang ke arah Sekretariat PPK Passi Barat. Gedung itu masih terkunci rapat. Tak ada aktivitas, hanya keheningan yang datar.

Penulis : Apri Wahyudi
Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *