ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Kasus Penculikan Anak, Walikota Akan Bentuk Tim

Bagikan Artikel Ini:


ARUSUTARA.COM
, KOTAMOBAGU – 
Maraknya desas-desus terkait kasus penculikan anak yang merebak belakangan ini di Sulawesi Utara, termasuk di Kotamobagu, bahkan seluruh indonesia pada umumnya, yang ramai diberitakan media massa, menuai tanggapan serius dari Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara.

Ditemui usai upacara peringatan HUT Pol-PP, Damkar, dan Limas, di hadapan sejumlah awak media Tatong menyampaikan, berita seputar kasus penculikan anak yang belakangan merebak, tentu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Tatong bahkan mengaku, Pemkot akan membentuk tim untuk menindak-lanjuti desas-desus tersebut.

“Berita itu memang terus merebak dan tentu meresahkan masyarakat. Kami akan mengantisipasi desas-desus ini dengan membentuk tim kerja antara Satpol-PP dan Linmas untuk lebih memperketat pengawasan dan penjagaan di lingkungan masing-masing,” kata Tatong.

“Jangankan malam hari, bahkan siang hari ada kasus penculikan anak terjadi di Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu Timur,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, peristiwa ini harus menjadi tanggung jawab bersama, terutama dari instansi-instansi terkait, mulai dari kepolisian, SatPol-PP, Linmas, hingga di tingkatan paling bawah yakni Lurah dan Sangadi (Kepala Desa).

Sistem Pos Kamling, lanjut Tatong, harus kembali diaktifkan dan pengawasan bagi pendatang yang belum diketahui ujung-pangkalnya. Tatong juga menghimbau agar setiap tamu atau pengunjung yang datang, harus diidentifikasi, minimal menanyakan ID atau KTP. (Yudi)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *