bener koran TAHUN INVESTASI ok (1) - Copy
ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Standing Aplause untuk Sehan

Bagikan Artikel Ini:

TOPIK ini skupnya amat lokal. Jadi saya merasa tak perlu merunut ihwal perkaranya secara mendetail. Sebenarnya tulisan ini akan diposting sebagai komen status pada akun seorang kawan di fesbuk. Namun karena merasa kepanjangan, dan bisa jadi akan dilewati para komentator yang sudah mulai out of topic, akhirnya saya memilih untuk menjadikannya sebagai artikel di ARUSUTARA.COM. Tujuannya agar diskusi di fesbuk (dalam topik yang akan diurai dalam tulisan ini) akan kembali fokus.

Adalah Sehan Ambaru, seorang PNS atau ASN di Pemkot Kotamobagu, yang memposting  apa yang disebutnya sebagai Surat Terbuka kepada Penjabat Bupati Bolaang Mongondow, Andrianus Nixon Watung.

Surat Terbuka ini ia posting melalui akun fesbuk miliknya. Sebuah Surat Terbuka untuk Penjabat Bupati yang tentunya akan mengundang banyak komentar dari jamaah fesbukiyah di Mongondow yang aktif dan reaksioner terhadap topik-topik berbau pulitik atau kritikan terhadap pamarentah.

Bagi Anda anggota jamaah fesbukiyah, namun belum urun rembuk dalam topik yang diposting Sehan, silakan meng-add akun fesbuk yang bersangkutan. Nama akun itu tak lain tak bukan; Sehan Ambaru.

Mengulang kembali poin yang dikemukakan Sehan Ambaru via fesbuk, setelah ia menelaah isi APBD 2017 (APBD ini dibahas bersama oleh Pemkab Bolmong dan DPRD Bolmong), berikut ini pokok-pokok yang disoal :

  1. Target PAD (Pendapatan Asli Daerah) Bolmong, tidak naik.
  2. Hutang DAK (Dana Alokasi Khusus) 2016 yang tidak terbayarkan, menyentuh angka di atas Rp 60 Milyar.
  3. Belanja aparatur dalam bentuk perjalanan dinas dan sebagainya mencapai angka 70% dari APBD. (Artinya, separoh APBD Bolmong adalah utk perjalanan dinas).
  4. Belanja fisik/paket proyek rata2 dipecah dalam bentuk Penunjukan Langsung (PL), atau bukan tender.
  5. Belanja Makan Minum Rudis Bupati sangat besar. Hal ini menrutu Sehan berdampak pada penerimaan gaji PNS atau ASN Pemkab Bolmong untuk tahun 2017, hanya bisa menerima gaji hingga 6 bulan ke depan. Dan sisanya yang  6 bulan lagi di tahun 2017  bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum) tetap, masih akan dicari yang menurut Sehan entah dicari dimana?
  6. SILPA tahun 2016 sangat minim. Sedangkan APBD 2017 angka devisitnya tembus melebihi angka Rp 100 Milyar.
  7. Apakah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bolmong setuju hanya akan menerima gaji sampai 6 bulan ke depan di tahun 2017 ini? Gaji Januari hingga Juni), kemudian untuk bulan Juli hingga Desember 2017, tidak terima gaji?
  8. Sehan kembali menandaskan, apakah poin 8 itulah yang memang diinginkan atau direla-ikhlaskan ASN untuk tidak mau terima gaji selama 6 bulan terhitung mulai bulan Juli hingga Desember 2017?

Nah, dari 8 poin yang dikemukakan di atas, sebelum kita menyoal ragam kemungkinan yang akan mendera para pemangku kebijakan terkait APBD 2017, yang oleh Sehan dianggap sangat bermasalah bahkan akan berkonsekuensi hukum, maka mari kita beri standing aplause Sehan Ambaru.

Kenapa? Padahal beberapa komen dalam menanggapi topik yang ia posting, tak sedikit yang malah merendahkan dan menghujat Sehan. Bahkan ia dikatai sebagai penjilat. Tentu para pembaca akan berpikir, kenapa harus di standing aplause segala?

Menurut saya, tetap saja apa yang diposting Sehan layak ditepuk-tangani oleh kita secara riang gembira. Alasan saya adalah sebagai berikut :

  1. Sehan Ambaru adalah seorang PNS atau ASN. Dulunya dia adalah PNS di Pemkab Bolmong Biro Hukum. Lalu hijrah jadi PNS di Pemkot Kotamobagu (Sekarang di Dinas Perhubungan). Kemarin ia memposting SURAT TERBUKA untuk Pak Nixon seorang penjabat Bupati yang dulu sempat digempur ribuan massa demonstran (yang menolak beliau jadi Penjabat karena bukan putra daerah (Mongondow), meski demo tersebut akhirnya tetap saja kalah.Pembaca, mari sama-sama bertanya; PNS atau ASN mana yang bisa kritis seperti Sehan? Sebab yang kita tahu, PNS itu ya tunduk dan bekerja. Selanjutnya, soal topik yang dikicaukan Sehan di fesbuk, tidak semestinya untuk harus bagi kita untuk cepat-cepat menilainya secara subjektif. Sedapat mungkin dulu kita sedikit legowo untuk tidak langsung mengukur atau menilai bahwa apa yang ia kemukakan, adalah gerakan politicking semata.Atau baiklah, anggap saja kita bersuudzon secara berjamaah bahwa itu adalah move pulitik dari Sehan. Bahkan jikapun begitu (taruhlah begitu), maka tetap saja menurut saya Sehan layak diberi standing aplause. Apa sebab? Lagi-lagi, jawaban saya adalah; PNS mana yang bisa sekritis Sehan di Mongondow? Atau PNS mana yang mau bunuh diri akibat seperti kata pepatah; mulutmu harimaumu. 
  1. Selain sebagai PNS, Sehan Ambaru diketahui memegang jabatan penting di ormas kepemudaan, yakni sebagai Sekretaris Umum DPD KNPI Bolmong. Kita tentu masih ingat bahkan bisa dengan mudah menelusuri kembali, apa saja yang dipesan, disarankan, dihimbau, atau dinasehatkan oleh para tetua pun pejabat terhadap Pengurus KNPI? Dalam sambutan, kita sering mendengar himbauan agar KNPI sebagai ormas kepemudaan, dituntut harus tampil penuh percaya diri dan berdiri di garis depan selaku generasi muda yang kritis dan handal; berjiwa kepemimpinan; peka terhadap problematika bidang sospolbudek. Termasuk menjadi agen perubahan dan kontrol terhadap pamarentah. Pemuda dipandang sebagai agen yang wajib punya kepedulian terhadap persoalan-persoalan di sekitarnya. Bukan sekadar menjadi pemuda loyo, bodoh, atau pemuda yang memilih bungkam atau apatis meski melihat ada persoalan di sana-sini yang pantas disoroti.Bukankah itu yang diharapkan KNPI?Nah, yang dilakukan Sehan Ambaru adalah intisari pokok yang diharapkan agar pemuda bisa tampil seperti apa yang diperankan Sehan? Oleh sebab itu, pada poin ini, Sehan masih tetap layak di standing-aplause oleh kita semua.
  1. Sehan sekonyong-konyong tinggalah satu-satunya generasi muda yang tersisa di Mongondow, yang peka dan cepat tanggap dalam mencermati atau mengkritisi apa yang menurutnya timpang dan pincang. Selain cepat tanggap dibanding generasi 1 rang dengannya, Sehan lebih punya nyali berkicau, baik di media massa, di forum-forum formal maupun nonformal, termasuk di medsos sekalipun.Oke. Taruhlah apa yang disampaikannya adalah omong-kosong belaka (tapi terus didengar bahkan dikutip media), dan merupakan kiat politiking dari dia. Atau marilah kita bernehatif tingking pun bersuudzon ria secara berjamaah dan sewenang-wenang bahwa; apapun yang keluar dari mulut seorang Sehan terkait persoalan pulitik pamarentahan, adalah strategi menyodok bola 2 untuk memasukan bola 8.Taruhlah demikian.

    Tetapi, ingat. Siapa lagi generasi muda di Mongondow, baik produk dari era jadul hingga era kekinian, yang masih tersisa dan mulutnya tetap tajam setajam Sehan? Ayo sebut saja 1 nama siapa itu orang? Jikapun memang ada, maka silakan tampar kedua pipi Sehan. Itu mungkin baik sebagai pelajaran bagi dia. Tetapi jikalau tidak, maka Sehan masih tetap layak untuk di standing-aplause.

  1. Coba cari atau sebut saja satu, siapa PNS atau ASN di Mongondow yang bisa se-kritis Sehan Ambaru? Atau sebut satu nama saja, siapa Sekretaris KNPI di seluruh Sulawesi Utara yang mulutnya bisa se-silet Sehan? Ada?? Gilak bener, Bupati saja dilawan PNS macam Sehan, apalagi cuma penculik anak yang kini meresahkan para Mamak?

    Maka dari itu, Sehan masih tetap layak di standing-aplause karena dia adalah sosok PNS dan Sekretaris KNPI lain daripada yang lain. Dia unik dan berani. Kata istilah orang di pasar, popo dia ini.
  1. Jika apa yang disampaikan Sehan dalam Surat Terbukannya kepada Pak Nixon adalah benar adanya, dan berdampak pada pengerangkengan para pemangku kebijakan yang terlibat dalam “persekongkolan” APBD 2017, maka apakah di antara kita tidak akan memberi standing aplause kepada Sehan? Jika tidak, maka selamat. Anda memang sedang tidak bermimpi dan tidak pula tersesat. Anda sedang berada di sebuah negeri bernama Mongondow.
  1. Jika apa yang disampaikan Sehan di atas adalah omong kosong, dan berdampak pada pengerangkengan dirinya sendiri yang diseret ke hadapan hukum oleh orang-orang di barisan Pak Nixon (atau Pak Nixon sendiri yang akan melakukan itu), karena Sehan dinilai menyebarkan hoax, memfitnah penjabat, dan melakukan pencemaran nama baik, maka apakah di antara kita akan ada yang memberi standing aplause karena Sehan sang PNS dijebloskan ke penjara? Jika ya, maka selamat. Anda memang tidak sedang tersesat. Anda sedang berada di sebuah negeri bernama Mongondow.Namun jika tak ada gerakan dari pemuda Mongondow, khususnya KNPI tempat Sehan bernaung, ketika pemuda yang satu ini dijebloskan ke penjara (jika itu benar terjadi), maka selamat. Anda memang sedang berada di sebuah negeri bernama Mongondow. Dimana generasi mudanya adalah anak manis, penurut, lucu-lucu menggemaskan nan penuh kebungkaman. Ada pantas dan jangan heran jika penculik begitu tertarik dengan daerah ini.

Penulis : Uwin Mokodongan

susah senang tetap saudara sepiring sebotol

 

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *