ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Ini Tentang Kuota Haji, Daftar Antri, dan Pengurusan Paspor

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU – Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu, mulai mencetak 159 Paspor untuk jamaah calon haji di Bolaang Mongondow Raya (Bolmong, Kotamobagu, Boltim, Bolsel, Bolmut). Dikatakan Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Kotamobagu, Joni Rumagit,SH, kepada awak media, ada 159 calon jama’ah haji pemohon Paspor dari 5 daerah di Bolaang Mongondow Raya. Untuk Kota Kotamobagu ada 81 pemohon, Bolmong berjumlah 48 pemohon, Botim 11, Bolsel 15, dan Bolmut 4 pemohon.

“Ini sesuai surat rekomendasi kementrian agama yang diteruskan ke kita,” terang Joni Rumagi, di ruang kerjanya, Selasa 18 April 2017.

Ditambahkan olehnya, untuk Paspor calon haji di Bolmong Raya, sesuai rekomendasi yang masuk, paspor yang sudah lewat 5 tahun tidak berlaku lagi, sehingga harus mengurus yang baru.

“Tenggang waktu untuk paspor adalah 5 tahun. Biaya pengurusannya hanya 355 ribu dan dibayar lewat Bank atau Kantor Pos,” ujarnya.

Apabila ada penambahan, lanjut Joni, pihaknya akan tetap mengeluarkan Paspor untuk calon haji tersebut. “Kami pasti akan mengeluarkannya, tinggal menunggu rekomendasi dan mengecek ketambahannya dari Kemenag apabila ada ketambahan kuota haji,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Kementrian Agama Wilayah Kota Kotamobagu, melalui Kepala Seksi Penyalur Haji dan Umroh, Hi.Muchamad Husen, S.Ag, mengatakan kalau terkait kuota haji, pihaknya masih mengikuti kuota haji Provinsi Sulut pad atahun sebelumnya, yakni berjumlah 700 calon haji.

Husen mengurai, untuk calon jemaah haji Kotamobagu tahun 2017, tercatat ada 105 calon haji terdiri dari calon haji laki-laki 42 orang, dan perempuan 63 orang.

Selanjutnya untuk soal cadangan, kata Husen, jika ada yang meninggal dunia sebelum pemberangkatan haji, maka kursi tersebut akan diisi oleh nomor antri berikutnya. Tapi dengan catatan, masih ada waktu untuk mengurus dokumen sebelum pemberangkatan.

Terkait kursi cadangan, Husen menerangkan, kursi cadangan itu harus diisi calon haji yang sudah siap semua dokumennya mulai dari paspor, surat keterangan sehat, pelunasan administrasi atau pemberangtan, pendek kaa semua dokumen final. “Akan tetapi  ada surat pernyataan, apabila tidak jadi diberangkatkan maka tidak ada kursi gantinya dan nanti akan diberangkatkan pada tahun berikutnya.

Soal Paspor, kata Husen, apabila paspornya masih berlaku 6 bulan setelah pemulangan jamaa haji, maka paspor itu masih boleh dipakai. (Yudi)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *