bener koran TAHUN INVESTASI ok (1) - Copy
ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Yayasan Taruna Mandiri: 3,8 Triliun Untuk Kotamobagu

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM,KOTAMOBAGU –Direktur PT Taruna Mandiri Cabang Kotamobagu, Rukli Mokoginta,S.Sos, didampingi jajaran pengurus Yayasan Taruna Mandiri, mengadakan pertemuan dengan sejumlah awak media di Rumah Makan Rafida Kelurahan Motoboi Besar Kecamatan Kotamobagu Selatan. Pertemuan tersebut diberi tajuk “Semalam Bersama Investor”. Dikatakan pula sebagai ajang silahturahmi bersama kalangan Jurnalis Kotamobagu sekaligus respon terhadap Pemkot Kotamobagu yang mencanangkan tahun 2017 sebagai tahun investasi.

Dihadapan awak media, Rukli menyampaikan kalau perusahaan yang dipimpinnya akan berinvestasi di Kotamobagu dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Tak tanggung-tanggung, Rukli menyebutkan angka investasi yang akan digelontorkan mencapai Rp 3,8 Triliun. 

Dana tersebut, kata Rukli, sudah disampaikan ke Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, dan mendapat respon positif. “Wali Kota sudah menyambut baik dan menyetujui rencana investasi ini,” terangnya.

Akan diapakan dana sebesar itu? Rukli menjawab, pihaknya akan membangun Rumah Sakit Tipe A bertaraf internasional dan  sebuah Universitas.

“Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan kwalitas di bidang pendidikan dan kesehatan di Kotamobagu,” katanya. 

Disebutkan bahwa investasi bernilai triliun ini, akan dibangun di atas lahan seluas 15 hektar, tepatnya di Kelurahan Motoboi Besar Kecamatan Kotamobagu Timur.

“Dari dua mega proyek ini akan dibangun Rumah Sakit tipe A bertaraf internasional dengan total investasi 1.3 triliun, dan universitas yang nantinya akan diberi nama Universitas Taruna Mandiri Kotamobagu, dengan nilai investasi sebesar  2.5 triliun,” bebernya.

Investasi ini, lanjut Rukli demi kemajuan masyarakat Bolaang Mongondow Raya, khususnya lagi masyarakat Kota Kotamobagu. Ia bahkan membeber kalau daa sebesar ini asalnya dari Kota Padang dan dibawa ke Kota Kotamobagu. “Ini semata-mata untuk Kotamobagu. Sudah enam bulan ini kami melakukan persiapan. Hasilnya juga sudah disetujui Pemkot. Sekarang tinggal menunggu surat untuk alih fungsi lahan,” terangnya.

Rukli menjelaskan, berdasarkan perhitungan yang mereka lakukan, untuk bisa mengembalikan dana investasi sebesar Rp 3,8 Triliun tersebut, jelas dibutuhkan waktu yang teramat panjang. “Namun demikian, kami punya perhitungan lain yakni bagaimana bisa menciptakan sumberdaya manusia ke depan, yakni  demi anak cucu kita di bidang kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya. (Yudi)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *