ARUSUTARA.COMKlik Untuk Subscribe Fanpage Resmi Arusutara.com

Wali Kota Canangkan Kampung Berlian

Bagikan Artikel Ini:

ARUSUTARA.COM, KOTAMOBAGU – Kamis 04 Mei 2017, Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, secara resmi mencanangkan Kelurahan Motoboi Kecil sebagai Kampung Berlian (Bersama Lindungi Anak). Agenda pencanangan Kampung Berlian ini berlangsung di Lapangan Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu.

Ketua DPRD Kotamobagu, Ahmad Sabir bersama sejumlah anggota DPRD Kotamobagu, diantaranya Riana Sari Mokoginta (Fraksi Partai Golkar) dan Feiba Tumundo (Gerindra) turut hadir bersama Ketua Dharma Wanita Kotamobagu, Wakapolres Bolmong, Kapolsek Kotamobagu, para Assisten dan pimpinan isntansi Pemkot Kotamobagu, Camat se-Kotamobagu, Lurah, dan Sangadi se-Kotamobagu.

Pada kesempatan itu, Rafiqa Bora selaku Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak  Kotamobagu, menyampaikan kepada awak media, sebagai Kampung Berlian, Motoboi Kecil memang memiliki sejumlah indikator penilaian yang sesuai, di antaranya sudah ada Sekolah Dasar berstatus Sekolah Adiwiyata I Tingkat Provinsi, yang merupakan sekolah rujukan tingkat Nasional, yang memiliki konsep sekolah ramah anak.

“Selain itu ada juga Puskesmas rawat inap yang ramah anak, serta TK Aruman dan PAUD Aruman yang semuanya memiliki konsep ramah anak didukung oleh pelayanan dan fasilitas tempat anak-anak berkreasi maupun bermain,” kata Rafiqa. 

Pencanangan Kampung Berlian di kelurahan Motoboi kecil ini, turut dirangkaikan dengan Gerakan 18 20,” 18 20, atau pukul 18.00 s/d 20.00, yang merupakan waktu full untuk keluarga. “Artinya di waktu tersebut, setiap orang tua wajib mendampinggi anak-anaknya, sekaligus memberikan pendidikan dan memantau perkembang anak,” kata Rafiqa.

Sementara itu Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, menyampaikan, apa yang dilakukan pada 04 Mei 2017, adalah konsep perlindungan anak berbasis masyarakat. “Melalui pencanangan Kampung Berlian, program perlindungan anak di daerah dapat dilakukan secara bersama sama,” katanya.

Perlindungan terhadap anak, lanjut tatong, bukan hanya tugas pemerintah kota, melainkan seluruh elemen masyarakat. “Terlebih dukungan oleh orang tua, karena kita mengetahui bersama bahwa angka kekerasan terhadap anak dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan,” tukasnya.

Pemerintah, kata Tatong, sudah menyiapkan sejumalah program diantarannya, penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan. Semua itu, lanjut dia, adalah bentuk pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak. 

Selain melakukan pencanangan Kampung Berlian, ikut dirangkaikan pula dengan pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM). Agenda tersebut diketahui merupakan agenda tahunan Pemkot Kotamobagu. Dalam BBRGM, sederet kegiatan dan pelayanan dilakukan, antara lain pelayanan kesehatan gratis, pengurusan KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, dan Akte Kematian, demkian pula pelayanan KB gratis.

Selanjutnya, Wali Kota berkesempatan membuka secara resmi pelaksanaan Pekan Olahraga Kotamobagu (Porkot). Pembukaan ini dimulai dengan pelepasan Lomba Langkadan atau engrang. (Advetorial)

Bagikan Artikel Ini:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *